WONOSARI – Supaya kendaraan mudik aman dikendarai, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Gunungkidul melakukan pemantauan kendaraan di sejumlah Perusahaan Otobus (PO). Dari sempel kendaraan yang dipantau, sebagian besar di antaranya diketahui tak melengkapi peralatan darurat maupun kelengkapan administrasi.Temuan ini berlangsung di pul PO Maju Lancar, Siyono, Playen (17/7). Pada saat itu petugas mengambil sempel delapan kendaraan untuk diperiksa. Sekitar satu jam kemudian, Kepala Dishubkominfo Gunungkidul, Purnama Jaya mengatakan dari delapan sempel hanya satu yang betul-betul dinyatakan lengkap. Alat tanggap darurat tersedia, pintu darurat ada, palu pemecah kaca, alat pemadam api ringan (apar), dan PPPK juga ada.”Namun tujuh lainnya rata-rata kurang satu. Aman di pintu darurat dan lain- lain, tapi palu pemecah kaca tidak tersedia,” kata Purnama Jaya.
Tak hanya itu, pihaknya juga menemukan satu kendaraan masa uji kelayakan dan surat jalan sudah mati. Sebelum dioperasionalkan pihaknya mendesak kepada pemilik PO untuk segera uji di UPT PKB Dishubkominfo. Mengenai izin trayek masa berlakunya habis, yang memiliki kewenangan dirjen perhubungan darat. “Kami harapkan segera dilengkapi demi kenyamanan dan keselamatan bersama baik penumpang maupun awak bus,” tegasnya.Dishubkominfo baru bisa memantau kesiapan dari kendaraan saja. Kalau kaitannya dengan kelaikan kendaraan seperti lampu-lampu dan gas buang, harus menggunakan alat. Sementara ini pihaknya belum memiliki alat portable. “Sehingga pengujian hanya bisa di bengkel pengujian,” kata Purnama.Selain melakukan pengecekan internal, pihaknya siap menggelar pemeriksaan gabungan dengan kepolisian di Terminal Dhaksinarga Wonosari. Kegiatan tersebut sudah diagendakan.
Setelah melakukan pengecekan di pul PO Maju Lancar, petugas melanjutkan pemeriksaan ke pul-pul bus lainnya. Sebelum pamit, Kepala Dishubkominfo, Purnama Jaya mendatangi pengelola PO dan meminta supaya kekurangan segera dilengkapi. “Mohon menjadi perhatian, demi keselamatan bersama,” katanya.Sementara itu, pemilik PO Maju Lancar, Wahyu Wijanarko berjanji segera melengkapi peralatan darurat serta surat-surat yang belum komplet. “Kekurangan akan kami lengkapi,” kata Wahyu. (gun/iwa)

Kulonprogo