NGLIPAR – Dinas Peternakan Gunungkidul mengembangkan kambing jenis bligon. Langkah ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat, baik lokal maupun luar daerah terhadap produksi daging. Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Peternakan Gunungkidul Sukandi mengatakan, populasi ternak kambing dan domba sekitar 255 ribu ekor. Untuk pengembangan, kelompok-kelompok ternak di seluruh wilayah kecamatan terus didorong. “Masing-masing kelompok dibina dan didampingi. Kami terus mendorong potensi peternakan dengan mengembangkan kambing jenis bligon,” tegas Sukandi di sela-sela penilaian lomba kelompok ternak tingkat provinsi di sekretariat Kelompok Terrnak Wanita Lestari Kwarasan Wetan Kedungkeris Nglipar kemarin (16/6).
Sukandi menjelaskan, selain mengembangkan populasi, dinas juga fokus pada kualitas. Kambing jenis bligon diketahui memiliki bobot badan lebih besar dibanding kambing lokal. “Kami bina masyarakat baik untuk pembibitan maupun pengembangan kambing potong,” ungkapnya. Terkait dengan lomba, tahun ini dinas menunjuk Kelompok Wanita Ternak (KWT) Wanita Lestari Kwarasan Nglipar mewakili Gunungkidul maju lomba tingkat provinsi. Kelompok ini sudah berhasil mengembangkan ternak kambing bligon. “Semoga bisa menang, sehingga mewakili DIJ maju ke tingkat nasional,” katanya.
Terpisah, tim penilai lomba Agribisnis tingkat DIJ Gede Suparta mengatakan lomba tersebut merupakan kegiatan rutin. Penilaian berdasar pada aspek pengelolaan, organisasi, perkembangan ternak, serta pemanfaatan teknologi dalam menunjang ternak. “Kelompok ini (KWT Wanita Lestari, Red) akan bersaing dengan empat kelompok di DIJ lainnya. Lomba ini akan memilih wakil DIJ maju ke tingkat nasional,” tegas Gede Suparta.
Sementara itu, Purwanto, seorang peternak kambling bligon mengaku memelihara beberapa ekor. Untuk bligon jantan ada tujuh ekor, sementara kambing bligon jenis betina ada satu ekor. “Cara memeliharanya cukup mudah. Hanya diberi rumput kolonjono dan campuran komboran,” katanya. Dijelas, semua kambing dipelihara dan dilepaskan begitu saja dalam kandang. Kemudian diberi makanan sesuai kebutuhan. Tak kalah penting, untuk menjaga kesehatan, kandang harus selalu bersih.(gun/hes)

Kulonprogo