RADAR JOGJA – Pasar Ngasem merupakan ikon berbagai kuliner autentik di Kota Yogyakarta yang sering dikunjungi wisatawan.
Dari jajanan pasar tradisional hingga hidangan khas dengan resep turun-temurun dapat ditemukan di pasar ini.
Pasar Ngasem berlokasi di Jalan Polowijan No. 11, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pasar ini buka mulai pukul 05.00 – 16.00 WIB.
Melansir dari ensiklopedia p2k.stekom.ac.id, mulanya Pasar Ngasem merupakan pasar burung terbesar di Yogyakarta. Namun, sejak 2010, pasar burung itu dipindahkan ke Pasar Satwa dan Taman Hias Yogyakarta (PASTY) di daerah Dongkelan.
Sejak saat itu, Pasar Ngasem berubah menjadi pasar kuliner yang menjual berbagai kuliner autentik.
Berikut ini rekomendasi kuliner autentik yang dapat dicicipi di Pasar Ngasem.
1. Apem Beras Bu Wanti
Kuliner legendaris ini telah ada di Pasar Ngasem sejak tahun 1970-an. Apem beras ini memiliki rasa yang gurih dari kelapa dan sedikit manis.
Proses memasak apem beras menggunakan arang sehingga memiliki aroma dan citarasa yang lebih sedap.
Harga per buahnya cukup terjangkau, yakni Rp 3.500.
Bagi wisatawan yang ingin mencoba kuliner ini, disarankan datang pukul 06.00 WIB saat Bu Wanti sedang membuka lapak untuk menghindari antrean pembeli.
2. Carabikang Bu Kristi
Carabikang Bu Kristi bisa menjadi pilihan bagi penggemar jajanan dan kuliner Pasar Ngasem.
Proses pembuatannya yang masih menggunakan metode tradisional dengan anglo, memberikan cita rasa unik.
Tekstur yang kenyal dan dipadukan dengan rasa yang manis membuat jajanan ini dapat dengan mudah menarik minat pemburu kuliner jadul.
Tampilan carabikang yang warna-warni menambah daya tarik. Kue ini bisa dicicipi dengan harga sekitar Rp2.000 per buah.
Carabikang Bu Kristi berlokasi di Pasar Ngasem, Jalan Polowijan No. 11, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Gerai ini buka mulai pukul 06.00 WIB hingga kue bikang ini ludes terjual.
3. Wingko dan Bakpia Pak Bambang Wiwid
Wingko dan Bakpia ini terletak di sebelah timur belakang pasar.
Kudapan ini telah ada sejak 1996. Proses memasak kudapan ini tetap mempertahankan cara tradisional dengan menggunakan arang.
Wingko merupakan jajanan yang terbuat dari parutan kelapa, gula, dan ketan.
Proses pembuatannya, kepala yang telah diparut akan dicampur dengan ketan dan gula.
Kemudian dikukus dan dicetak, lalu dipanggang di tungku.
Bakpia disini juga dipanggang menggunakan arang dengan isian kacang hijau yang memiliki tekstur renyah dan rasa yang gurih.
Produk ini bisa tahan sampai empat hari dan tanpa bahan pengawet. Per kotak isi lima dijual Rp 10.000 dan satu kotak isi 10 dijual Rp 20.000.
4. Warung Makan Bu Sirep
Warung makan ini menjual lauk pauk masakan khas Yogyakarta dengan kisaran harga mulai Rp 1.600 hingga Rp 7.000.
Warung ini menggunakan sistem prasmanan sehingga pembeli bebas memilih hidangan yang dijual.
Warung makan ini merupakan warung warisan keluarga dari Ibu Sirep atau Mbah Sirep sejak tahun 2010.
Makanan yang dijual di Warung Makan Bu Sirep seperti tempe goreng, oseng tempe, sayur lodeh, gudeg dan lain-lain.
Selain itu, pembeli bisa membeli minuman hangat seperti wedang jahe yang merupakan minuman yang ikonik di warung tersebut.
Pengunjung yang ingin mencicipi di Warung Makan Bu Sirep bisa datang pukul 06.00 hingga 15.00 WIB.
5. Warung Makan Yu Ngademi
Warung Makan Yu Ngademi terletak di dalam Pasar Ngasem sebelah timur juga menjajakan berbagai kuliner murah. Bubur kerecek menjadi menu andalan di warung ini.
Selain itu, terdapat menu lainnya seperti brongkos, bobor kelor, gudeg, ayam goreng, lele goreng, tahu dan tempe bacem, oseng genjer, rasmesan, serta pepes tuna.
Harga lauk di warung ini sangat terjangkau, mulai Rp 3.000 sampai Rp 5.000.
Warung ini buka mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB atau sampai menu terjual habis. (Yasminun Ardine Issudibyo)
Editor : Meitika Candra Lantiva