Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Setelah Berwisata Sejarah di Jogja, Cobain Gule Sapi Goreng, Menu Andalan Gule Sar Legi Kotagede!

M
Penulis: Magang Radar Jogja❯

Gule Sar Legi Kotagede - Instagram / @panas2mekdii
Gule Sar Legi Kotagede - Instagram / @panas2mekdii
Bagi kamu yang sedang berwisata sejarah di Jogja terutama dikawasan Kotagede. Ada salah satu kuliner yang tak boleh dilewatkan, Gule Sar Legi.


Advertisement

Meski baru dibuka pada awal tahun 2025 kemarin, warung ini selalu ramai pengunjung.

Warung ini terkenal dengan gule sapi goreng sebagai menu andalannya, serta pilihan lain seperti gule sapi, gule ayam, tongseng sapi, tongseng ayam hingga paru goreng.

Terletak di Jl. Pasareyan, RT.02/RW.01, Sayangan, Jagalan, Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul. Mereka buka setiap hari pukul 09.00–23.00 WIB dan tutup hari Rabu.

Advertisement

Gule Sar Legi ini berada di barat Pasar Legi dan mudah dijangkau dari pusat Kota Jogja maupun kawasan Kotagede.

Menu yang disajikan Gule Sar Legi

- Gule Sapi Goreng
Menu andalan yang di tawarkan, daging sapinya digoreng terlebih dahulu dengan minyak pilihan hingga harum dan disajikan hangat dengan kuah gule terpisah dan sambal matah special yang pedasnya pas.

Advertisement

- Gule Sapi & Gule Ayam
Gule yang disajikan dengan kuah harum, kaya akan rempah nusantara, namun tetap ringan dan nyaman dilidah. Keduanya tersedia dalam porsi cekapan (pas dan kenyang) serta porsi tonjo (lebih puas dengan daginga melimpah)

- Tongseng Sapi & Tongseng Ayam
Tongseng. Kuah pekat dan kaya rempah, memadukan rasa gurih dan manis. Tingkat kepedasannya bisa di sesuaikan dengan selera.

- Paru Goreng dan tempe Goreng sebagai pelengkap, dan kerupuk juga disedikana secara gratis.

- Minuman yang di sediakan ada dua yaitu teh sere dan jeruk sere, yang hadir dengan aroma sere segaryang menyegarkan

Untuk harga dan porsi standar, bahkan ramah di kantong pelajar, cocok untuk santap siang atau malam di kawasan Kotagede.

Dibandingkan dengan yang lainnya, Gule Sar Legi terkenal dengan kuah rempah kuat namun seimbang, gurih tapi tidak terlalu berat, serta potongan daging empuk.

Variasi menu seperti tongseng sapi/ayam menambah rasa manis-pedas, sementara paru goreng dan tempe goreng memberi sensasi gurih tambahan.

Suasana warung sederhana juga hangat, khas warung pinggir pasar dan ditambah suasana khas 90-an.

Meja dan bangku sederhana, area makan terbuka, aktivitas memasak terlihat langsung, menciptakan pengalaman bersantap otentik.

Pengunjung datang sendiri, bersama teman, atau keluarga. Siang hari ramai oleh pengunjung lokal, sementara sore dan malam lebih santai.

Penulis: Kinesha Puspa Adilla

Advertisement
Editor : Bahana.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kipo, Jajanan Tradisional Khas Kotagede yang Punya Cerita Unik di Balik Namanya

Kipo, Jajanan Tradisional Khas Kotagede yang Punya Cerita Unik di Balik Namanya

Kipo merupakan jajanan tradisional khas Kotagede, Yogyakarta, yang terbuat dari tepung ketan berisi enten-enten kelapa dan gula Jawa serta memiliki cerita unik di balik namanya.

Kebakaran Gudang Rosok di Kotagede Diduga Dipicu Sampah yang Kembali Terbakar

Kebakaran Gudang Rosok di Kotagede Diduga Dipicu Sampah yang Kembali Terbakar

Kebakaran melanda sebuah gudang rosok di Rejowinangun RT 29 RW 9, Kotagede, Yogyakarta, pada Rabu (9/9/2026) malam. Api diduga berasal dari pembakaran sampah oleh warga sekitar yang ternyata belum benar-benar padam dan k

Sabar Riadi Ingin Lawan Stigma Mistis Rumah Pocong Sumi Kotagede dengan Semangkuk Dawet

Sabar Riadi Ingin Lawan Stigma Mistis Rumah Pocong Sumi Kotagede dengan Semangkuk Dawet

Rumah Pocong Sumi di Kotagede, Banguntapan, Bantul menyimpan kisah mistis yang membuat rumah bergaya Belanda itu ditakuti sebagian masyarakat. Namun stigma itu ingin diubah Sabar Riadi dengan berjualan Dawet Bayat di rum

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer