Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menyusuri Kuliner Bakso Keju Lumer di Yogyakarta

M
Penulis: Magang Radar Jogja❯
Bakso keju lumer di Yogyakarta.
Bakso keju lumer di Yogyakarta.


RADAR JOGJA - Yogyakarta kembali diramaikan dengan tren kuliner baru.


Advertisement

Bakso keju lumer sedang menjadi menu yang banyak dicari oleh pecinta makanan berkuah.

Perpaduan daging bakso yang lembut dengan isian keju yang meleleh saat digigit membuat kuliner satu ini semakin populer.

Berikut lima kuliner bakso di Yogyakarta yang sedang naik daun dan banyak diburu pembeli;


1. Bakso Mblenger


Bakso Mblenger menjadi salah satu tempat yang menawarkan bakso keju lumer dengan tekstur lembut dan lelehan keju yang melimpah.

Advertisement

Menu ini cocok dinikmati sebagai camilan sore atau penghangat di cuaca dingin.

Selain bakso keju, tersedia juga bakso beranak dan bakso goreng.

Saat ini, Bakso Mblenger memiliki tiga cabang di Yogyakarta, yaitu di Sagan, Babarsari, dan Taman Siswa.

Kedai ini buka pukul 11.00–21.00 WIB.


2. Bakso Rizz


Bakso rizz menawarkan pilihan bakso lengkap mulai dari bakso halus, urat, telur, hingga bakso mozarella yang lumer di mulut.

Kelezatan baksonya dipadukan dengan kuah gurih yang medok menjadi daya tarik utama.

Berlokasi di Jl Bugisan Selatan No 32, Bantul, kedai ini buka pukul 10.00–21.00 WIB dengan harga sekitar Rp 25.000 hingga Rp 27.000.


3. Bakso Goda


Sempat populer dengan bakso pedasnya, kini ikut menghadirkan bakso keju moncrot yang menjadi favorit banyak pelanggan.

Memiliki karakter bakso creamy dan kepedasan yang dapat disesuaikan.

Setelah menikmati hidangan pedas, pengunjung bisa mencoba kesegaran es durian asli yang tersedia di kedai ini.

Lokasinya di Jl Bugisan Selatan No 100, Bantul.

Harga menu Bakso Goda berada di kisaran Rp 25.000-Rp 27.000 dengan jam operasional pukul 10.00-21.00 WIB.


4. Bakso Pikat


Bakso dengan tipikal kuah kental pedas dipadukan dengan keju lumer.

Kombinasi tersebut membuat menu ini terasa unik dan menggoda.

Bagi pelanggan yang tidak menyukai pedas, tersedia varian original dengan kuah gurih dan berkaldu.


Berlokasi di Jogonalan Lor, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Bakso Pikat juga menawarkan menu bakso jumbo dan mie ayam yang tak kalah diminati.

Kedai ini buka pukul 10.00–21.00 WIB dengan harga yang tetap ramah di kantong.


5. Baso Aci Galak


Dikenal dengan sebutan bacilak, penyajian bakso keju dengan sensasi lumer yang dipadukan kuah pedas khas mereka.

Menunya dibanderol mulai Rp 16.000, Baso Aci Galak memiliki beberapa cabang yang berada di Bantul dan Kulon Progo.

Kedai ini buka setiap hari pukul 10.00–20.30 WIB.

Meskipun bakso merupakan makanan yang sudah ada sejak dahulu, inovasi rasa dan varian yang unik nan menggugah seperti bakso keju lumer akan selalu menarik perhatian pecinta kuliner. 

Dengan banyaknya pilihan bakso keju lumer di Jogja, kamu bisa memilih sesuai selera dan rasa yang diinginkan. (Zulaihatul Asfia)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menggugah Selera, Ini Lima Jenis Seafood yang Lezat Dimakan Mentah Beserta Tips Mengolahnya

Menggugah Selera, Ini Lima Jenis Seafood yang Lezat Dimakan Mentah Beserta Tips Mengolahnya

Seafood merupakan salah satu jenis kuliner yang sangat populer dan memiliki banyak penggemar. Saat ini, kepopuleran hidangan laut tidak hanya terbatas pada masakan yang dimasak matang saja.

Dari Balas Dendam Jadi Tren Kuliner, Cerita Ayam Nashville Hingga Begitu Digemari di Indonesia

Dari Balas Dendam Jadi Tren Kuliner, Cerita Ayam Nashville Hingga Begitu Digemari di Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, tren kuliner di Indonesia diramaikan oleh hadirnya olahan ayam goreng tepung berbalut minyak merah menyala yang dikenal sebagai Nashville hot chicken atau ayam Nashville pedas. Hidangan..

Gelar Jelajah Kulinerun; Kenalkan Kekayaan Budaya Tamanmartani melalui Event Lari dan Bersepeda

Gelar Jelajah Kulinerun; Kenalkan Kekayaan Budaya Tamanmartani melalui Event Lari dan Bersepeda

Bagaimana jika olahraga tidak hanya tentang garis start dan garis finish, tetapi juga menjadi perjalanan untuk mengenal makanan, kesenian, tradisi, dan kehidupan masyarakat lokal. Konsep itu akan dihadirkan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer