RADAR JOGJA – Beberapa waktu lalu, warganet digegerkan dengan unggahan salah satu akun twitter yang berisi hinaan terhadap warga Jogjakarta. Akun twitter dengan nama @ye_riin166 mengatakan warga Jogja miskin dan kampungan ketika melihat kendaraan berplat B.

Kabid Humas Polda DIJ Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, cuitan yang diunggah pada hari Minggu lalu (8/5) diduga mengandung unsur sara. Kejadian ini telah dilaporkan oleh seorang warga DIJ pada Selasa (10/5).

Menanggapi kejadian tersebut pihaknya akan terus melakukan pendalaman. Bahkan, Yuli mengaku akan menggandeng ahli bahasa untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana pada cuitan milik akun @ye_riin166 tersebut.

“Kami dari Polda DIJ sedang mempelajari konten tersebut, termasuk dengan menggandeng ahli bahasa. Apakah unggahan tersebut memenuhi unsur ketentuan yang diatur dalam undang-undang ITE atau tidak,” jelasnya saat ditemui di Kantor Ditlantas Polda DIJ, Rabu (11/5).

Tak hanya ahli bahasa, Yuli menambahkan akan melibatkan ahli yang berkaitan dengan forensik cyber. Hingga saat ini, akun twitter @ye_riin166 terpantau masih aktif. Yuli mengatakan para penyidik telah memastikan barang bukti berupa cuitan tersebut tidak hilang.

“Itu pasti akan kita lakukan untuk memastikan masuk atau tidak ini laporan yang dari salah satu warga tersebut. Sampai saat ini yang sudah kami periksa adalah saksi pelapor. Yang melaporkan atas nama perorangan,” katanya.

Terkait dengan identitas terlapor, Yuli mengatakan penyidik telah mengantongi. Hal ini didapatkan dari riwayat akun twitter @ye_riin166.

“Saat ini kami belum menentukan yang bersangkutan tersangka atau bukan, itu belum. Pelapor sudah diperiksa, terlapor juga pasti akan dilakukan pemeriksaan,” tegasnya. (isa/dwi)

Hukum Kriminal