RADAR JOGJA – Unit Reskrim Polsek Gamping berhasil mengamankan dua pelaku atas kepemilikan senjata tajam berupa dua buah clurit. Tersangka dengan inisial F kabur. Sementara tersangka inisial BAW saat ini tengah menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penyebabnya terjatuh dari sepeda motor saat berada di Jalan Umum Patran, Banyuraden, Gamping, Sleman, Selasa dini hari (5/4).

Kapolres Sleman AKBP Achmad Imam Rifai menjelaskan para petugas yang sedang patroli menaruh curiga kepada Honda PCX yang dikendarai oleh tiga orang. Melihat hal tersebut, petugas patroli kemudian mendekati dan melakukan pemeriksaan.

“Pada saat akan dilakukan pemeriksaan yang bersangkutan kabur. Kemudian berhasil diamankan dan didapati pelaku membawa sajam,” jelasnya ditemui di Mapolsek Gamping, Selasa (5/4).

Hingga saat ini pihaknya masih mendalami motif pelaku membawa sajam tersebut. Meski demikian, dia memastikan pelaku bukanlah orang yang berhak atas kepemilikan senjata tajam.

“Sementara kami sedang dalami. Dari saksi yang ada di TKP maupun yang membawa motor sudah bisa kami ambil keterangan. Namun terduga yang akan kami jadikan tersangka ini memang masih dalam perawatan di RS,” katanya.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama para pelajar untuk lebih hati-hati terhadap kejahatan jalanan. Hal ini mengingat kasus kejahatan jalanan yang kembali marak di Kabupaten Sleman.

Dia juga menegaskan agar remaja tak terlibat aksi kejahatan jalanan. Selain merugikan diri sendiri juga orang lain. Terlebih jika korbannya dalam orang yang tak dikenal atau acak.

“Jangan terlibat atau melakukan hal-hal yang mungkin dapat merugikan diri pribadi maupun orang lain. Contohnya dengan membawa senjata tajam dan keluyuran tengah malam dan kegiatan-kegiatan lain yang sekiranya tidak diperlukan,” pesannya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 2 ayat 1 UU Darurat No.12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

“Ini karena membawa senjata tajam,” tegasnya. (isa/dwi)

Hukum Kriminal