RADAR JOGJA – Personel Polsek Ngaglik dan Polres Sleman berhasil mengamankan enam orang pelaku kejahatan jalanan. Keenamnya sempat bertindak onar di kawasan Jalan Kaliurang KM. 9 Ngaglik Sleman, Senin (27/12). Imbas dari aksi ini dua orang menjadi korban.

Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono menuturkan motif aksi adalah ketersinggungan di jalan. Tidak terima lalu melakukan penganiayaan kepada orang yang ditemui. Kini keenam pelaku sudah menjalani pemeriksaan di Polsek Ngaglik.

“Mereka tergabung dalam satu kelompok geng pelajar. Dari enam orang itu sedang kami dalami perannya masing-masing. satu orang dibawah umur, sisanya dewasa,” jelas Wachyu ditemui di Mapolres Sleman, Selasa (28/12).

Peristiwa penganiayaan berawal saat rombongan pelaku berkendara dari utara menuju selatan. Saat itu para pelaku baru saja kegiatan di salah satu hotel di Kaliurang Pakem. Selama dalam perjalanan inilah terjadi kericuhan.

Mantan Kapolres Bantul ini menceritakan rombongan pelaku membuat onar di jalan. Hingga akhirnya terjadi keributan dengan warga di Jalan Kaliurang. Usai kejadian para pelaku kabur dan kembali ke kediamannya masing-masing.

“Keenam pelaku ditangkap di rumah masing-masing pada Selasa dini hari (28/12). Ada yang dari Minggir, Kota (Jogja). Untuk barang bukti masih didalami karena baru ditangkap tadi subuh. Ada kemungkinan juga tersangka bertambah,” kata Wachyu.

Munculnya kasus ini tetap menjadi pihak jajarannya. Terlebih saat ini aksi kejahatan jalanan kembali marak. Sebagai antisipasi, Wachyu meningkatkan upaya preventif. Salah satunya dengan patroli di kawasan Sleman.

“Kami akan meningkatkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya preventif, baik patroli. Walaupun sudah meningkat akan terus kami upayakan lagi. Meningkatkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya pembinaan kepada masyarakat, kemudian yang sifatnya intelejen juga akan tingkatkan,” ujar Wachyu. (co1/dwi)

Hukum Kriminal