RADAR JOGJA – Ditreskrimum Polda DIJ berhasil meringkus komplotan spesialis pencuri rumah kosong. Tercatat ada empat tersangka yang berhasil diamankan. Tersangka AM dan KP asal Jogjakarta dan tersangka DA dan A dari Makassar Sulawesi Selatan.

Dalam melakoni aksinya, komplotan ini memiliki cara yang unik. Membagi tim menjadi dua shift. Satu tim melakukan survey dan pengamatan pada siang hari. Tik kedua beraksi pada malam harinya.

“Iya terbagi dua kelompok siang dan malam. Modusnya kelompok siang pura-pura tanya alamat. Kalau ketok pintu dan orang rumah keluar rumah maka niatnya urung. Kalau sepi baru beraksi,” jelas Dirreskrimum Polda DIJ Kombes Pol Burkan Rudi Satria ditemui di Mapolda DIJ, Rabu (30/6).

Agar tak mencurigakan, kelompok siang menanyakan alamat. Dengan menyebutkan nama secara acak namun sesuai alamat jalan. Langkah ini dilakukan apabila rumah sasaran tidak sepi.

Untuk melancarkan aksinya, kelompok ini menggunakan alat sederhana. Mulai dari linggis, obeng hingga pencukil ban. Tujuannya untuk membuka jendela maupun pintu rumah.

“Kalau barang-barang yang diambil sebagian besar itu perhiasan, jam tangan dan handphone ada juga laptop. Jadi benda-benda ini dimasukkan ke dalam boks motornya,” katanya.

Tercatat kelompok ini telah beraksi di 19 lokasi. Sebanyak 5 lokasi di wilayah Polresta Jogja, 7 lokasi di wilayah Polres Sleman dan 7 lokasi di Polres Bantul. Skenario yang digunakan dalam beraksi sama.

Untuk kelompok malam, memiliki sasaran tambahan. Menyasar rumah toko yang tidak ada penjaganya. Waktu beraksi cenderung akhir pekan atau Sabtu dan Minggu.

Peralatan yang digunakan masih sama. Dengan menggunakan obeng atau linggis untuk membuka pintu atau garasi ruko. Barang berharga yang diambil adalah barang dagangan atau barang lainnya yang berada di ruko.

“Kami pesan agar lebih berhati-hati ketika meninggalkan toko terutama di hari libur. Sebaiknya toko diberi penjaga atau setidaknya ada CCTV yang bisa dikendalikan dari rumah. Kalau rumah ditinggal ya sebaiknya dititipkan tetangga kanan kiri,” pesannya. (dwi/sky)

Hukum Kriminal