RADAR JOGJA – Satresnarkoba Polresta Jogja berhasil menyita 328 butir psikotropika berbagai jenis. Seluruhnya disita dari tersangka berinisial HD dan RPT. Selain obat-obatan psikotropika, adapula 4 linting rokok dan 0,7 gram tembakau gorila.

Kedua tersangka diamankan di wilayah Banguntapan, Bantul, Selasa dini hari (1/6). Berawal dari penangkapan tersangka HD. Polisi berhasil menyita 30 butir pil Alprazolam, 10 butir pilĀ  Riklona Clonazepam dan 0,7 gram tembakau Gorilla.

“Rokok 4 linting itu juga milik tersangka. Kami amankan setelah melalui pengintaian. Hingga akhirnya memang terbukti menyalahgunakan narkotika,” jelas Kasatresnarkoba Polresta Jogja Kompol Andhyka Donny Hendrawan ditemui di Mapolresta Jogja, Kamis (10/6).

Kepada penyidik, HD mengaku mendapatkan narkotika dari tersangka RPT. Pembelian dilakukan dengan cara sistem cash on delivery (COD). Artinya kedua tersangka kerap bertransaksi karena sudah saling mengenal.

Berdasarkan keterangan tersangka HD, polisi mulai melacak keberadaan RPT. Tak butuh waktu lama, pria ini berhasil diamankan di wilayah Banguntapan, Bantul, Kamis (3/6). Pria berusia, 31, ini diamankan dengan sejumlah barang bukti.

“Saat digeledah kami berhasil menemukan beragam jenis pil psikotropika. Seperti 40 butir pil Alprazolam, 88 butir pil Atarax Alprazolam, 70 butir pil Calmlet Alprazolam, 30 butir pil Riklona Clanazepam dan 40 butir pil Trihexyphenidyl,” katanya.

Andhyka masih mendalami latar belakang kepemilikan ratusan pil. Termasuk dugaan menjual psikotropika maupun tembakau gorila secara bebas. Pihaknya juga melacak asal muasal pil dan tembakau gorila.

“Kalau pemeriksaan sementara ini ada yang dipakai sendiri. Ngakunya untuk membuat lebih tenang karena salah satunya itu memang semacam pil penenang,” ujarnya.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal yang berbeda. Untuk HD dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp 10 Miliar.

Tersangka HD juta dijerat dengan Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. Selain itu juga denda maksimal Rp 100 juta.

“Kalau tersangka RPT disangkakan melanggar Pasal 60 ayat (2) Jo Pasal 60 ayat (4) UU RI Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta,” tegasnya. (dwi/sky)

Hukum Kriminal