RADAR JOGJA – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Jogjakarta menyita 171.400 batang rokok ilegal tanpa pita cukai.

Ratusan ribu rokok ilegal ini disita dari tersangka berinisial WS, 38. Lokasi penyimpanan berada di rusunawa Projotamansari 3 Kapanewon Banguntapan, Bantul.

Kepala KPPBC TMP B Jogjakarta Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang menegaskan rokok tersebut ilegal. Seluruh tergolong sebagai barang kena cukai hasil tembakau. Merk-nya diantaranya RQ Pro, Rizquna Fajar Bold, Joyo Baru, Premium Joyo, DAS Mild dan Sumber Baru (SBR).

“Kami amankan Rabu 3 Februari 2021 di Rusunawa Projotamansari 3. Jadi tersangka ini sengaja menimbun rokok di lokasi tersebut, tepatnya di Blok A. Kami berhasil menyita 171.400 batang rokok ilegal,” jelasnya ditemui di Kantor KPPBC TMP B Jogjakarta, Selasa (16/2).

Hengky menambahkan, ratusan ribu batang rokok tersebut terbungkus dalam ribuan bungkus rokok. Seluruhnya masih dalam kondisi terplastik dan tersimpan di 11 kardus karton besar. Setelah dibongkar seluruh pax rokok dipastikan tak memiliki pita cukai.

Tim penyidik KPPBC TMP B Jogjakarta berhasil mendapatkan informasi awal. Seluruh rokok ilegal ini didapatkan dari seseorang di Kabupaten Malang. Sementara untuk pasar penjualan, WS menyasar kawasan Jawa barat dan Pulau Sumatera.

“Kami masih mendalami lebih lanjut lokasi pembuatan atau pabrik dari rokok-rokok ilegal ini. Info awal berasal dari Kabupaten Malang. Kalau tersangka WS ini sudah berjualan rokok ilegal sejak Februari 2020,” tambahnya.

Terkait pemasaran, WS, memanfaatkan market place sosial media. Setelah pembeli mentransfer sejumlah uang maka rokok akan dikirim. Pengiriman memanfaatkan jasa ekspedisi. Guna mengelabuhi petugas cukai, WS menyamarkan uraian barang.

Atas perbuatannya, WS dijerat dengan Pasal 54 dan atau Pasal 56 UU Nomor 39 Tahun 2007. Regulasi ini berbicara tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Ancaman hukuman berupa penjara maksimal 5 tahun.

“Negara mengalami kerugian hingga Rp 114 juta akibat peredaran rokok ilegal ini. Saat ini, tersangka sudah ditahan dandititipkan di Rumah Tahanan Polda DIJ selama menjalani proses penyidikan,” ujarnya (dwi/sky)

Hukum Kriminal