RADAR JOGJA- Berdalih sakit hati, Susilowati, 38 nekat membawa kabur mobil dan barang berharga milik mantan kekasihnya warga negara Italia yang memiliki ijin tinggal di Indonesia Daniel, 53.

Sementara untuk kejadian berlangsung awal Januari 2021. Awalnya mereka berdua sempat pergi dan menginap di sebuah hotel di kawasan Jepara Jawa Tengah. Lalu warga Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta SelatanĀ ini meminjam mobil milik sang WNA Italia.

“Waktu itu alasannya mau ke ATM di daerah Jepara. Lalu setelah diberi kunci kendaraan saya bara. Hingga akhirnya kabur ke Jakarta lalu Pekanbaru Riau,” jelasnya ditemui di ruang penyidik Mapolsek Sleman, Selasa (16/2).

Tak sendiri, kaburnya Susi turut mengajak serta seorang pria bernama Rio Novendri. Usut punya usut ternyata pria berusia 30 tahun ini ternyata adalah kekasih Susi. Keduanya diduga merencanakan seluruh aksinya tersebut. Lokasi kabur merupakan kediaman dari sang kekasih.

Setibanya di Pekanbaru Riau, Susi langsung menghubungi mantan kekasihnya. Dia mengancam akan meminta WNA Italia tersebut untuk mentransfer uang sejumlah Rp 5 juta. Hanya saja oleh korban disanggupi Rp 3,5 juta.

“Saya minta untuk mentransfer uang ke rekening saya. Kalau tidak ditransfer barang yang ada di mobil dan mobilnya akan saya musnahkan,” katanya.

Didalam mobil memang terdapat barang berharga milik korban. Berupa 15 barang antik koleksi korban. Tak ingin barang pribadinya rusak, korban menyanggupi untuk mentransfer sejumlah uang. Transaksi dilakukan 23 Januari di ATM kawasan Triharjo Sleman.

“Waktu itu saya bilang kalau sudah transfer nanti barang saya kirim ke alamat dia,” ujarnya.

Tersangka Rio berdalih telah menasehati tersangka Susi. Bahkan orangtua Rio juga sempat menegur Susi. Agar segera mengembalikan barang pribadi milik korban.

“Sudah saya ingatkan untuk kembalikan, bahkan orangtua saya juga melakukan hal yang sama,” katanya.

Sayangnya tersangka Susi ingkar janji. Pasca uang terkirim, tidak ada tanda-tanda pengiriman barang pribadi milik DA. Hingga akhirnya WNA Italia ini melaporkan aksi mantan kekasihnya tersebut ke Polsek Sleman.

Bermodalkan keterangan korban, Unit Reskrim Polsek Sleman bergerak cepat. Diawali dengan melacak keberadaan korban. Tim langsung meluncur ke Pekanbaru setelah mengetahui posisi kedua tersangka belum beranjak lokasi tersebut.

“Kedua tersangka berhasil kami amankan, saat itu tersangka Rio sedang berada di jasa kurir pengiriman barang. Kami tangkap lalu kami bawa ke Polsek Sleman,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sleman Iptu Eko Hariyanto.

Eko menambahkan, kekesalan korban memuncak karena tersangka Susi terus ingkar. Pasca transfer awal, mantan kekasihnya tersebut kembali meminta sejumlah nominal uang. Tak ingin tertipu, DA memutuskan aksi tersebut ke Polsek Sleman.

Akibat perbuatannya ini, baik Susi dan Rio dijerat dengan pasal berlapis. Berupa pasal 368 KUHP dan Pasal 378 KUHP. Keduanya kini telah meringkuk di sel tahanan Mapolsek Sleman.

“Setelah di trasfer barang-barang tersebut tidak di kirim ke korban melainkan pelaku meminta uang lagi ke korban. Korban ini juga lapor di Polsek Jepara tapi untuk kasus yang berbeda. Kami fokus pada penipuannya,” tambahnya.(dwi/sky)

Hukum Kriminal