RADAR JOGJA – Seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta meninggal dunia di kamar kosnya, Ngupasan, Gondomanan, Kamis pagi (11/2). Sosok ini diketahui bernama inisial SH, 21. Berdasarkan identitas KTP, beralamatkan Kalideres Jakarta Barat.

Saat ditemukan kondisi fisik jenasah telah melepuh dan mengeluarkan bau menyengat. Korban juga ditemukan dengan kondisi kepala terbungkus plastik. Dalam plastik terjulur selang yang terhubung ke tabung oksigen. Alat bantu nafas ini masih berfungsi begitu dilepas.

“Benar ada penemuan jenasah pagi tadi jam 09.30 di wilayah hukum Polsek Gondomanan. Saat ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa, tubuhnya melepuh dan mengeluarkan bau menyengat,” jelas Kabag Humas Polresta Jogja AKP Timbul Sasana Raharjo, Kamis (11/2).

Kronologi penemuan jenasah berawal dari kecurigaan penjaga kost. Saat melintasi lantai 3 tercium bau menyengat. Ditelusuri lebih lanjut, bau berasal dari kamar nomor 7.

Saat akan dibuka, kondisi kamar terkunci. Hingga akhirnya diputuskan untuk menghubungi teknisi dan pengawas kost.

Guna memastikan asal muasal bau, kamar dibuka dengan kunci cadangan. Setelah dibuka, para saksi menemukan jenasah korban dalam kondisi tertelungkup.

“Baru dievakuasi pukul 12.15 bersama tim dari PMI Kota. Jenasah selanjutbya dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum,” katanya.

Terkait penyebab kematian, Timbul belum bisa memastikan. Termasuk adanya temuan kepala terbungkus plastik. Hingga saat ini penyidikan masih berlangsung. Berupa pengumpulan bukti dan keterangan saksi.

Berdasarkan keterangan saksi, sosok SH tak keluar kamar sejak 5 hari lalu. SH juga sempat dijenguk oleh salah seorang saudaranya. Tepatnya 7 hari sebelum akhirnya ditemukan telah meninggal dunia.

“Saya belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut karena masih dalam lidik. Jadi memang yang saya terima kondisi awal seperti itu jadi kalau saya diminta memberikan penjelasan juga belum pasti,” ujarnya.

Kepala Humas dan Protokoler UGM Jogjakarta Iva Ariyani membenarkan sosok SH adalah mahasiswa UGM. Hanya saja dia belum mengetahui detil penyebab meninggal dunia. Sementara ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kepolisian terkait perkembangan informasi.

“Benar sosok SH adalah mahasiswa kami. Tepatnya dari Fakultas MIPA,” katanya. (dwi/sky)

Hukum Kriminal