RADAR JOGJA РPria paro baya  Tumijan (50) nekat bertindak asusila, mencabuli 3 tetangganya yang masih bawah umur. Diiming-imingi boneka, Tumijan melakukan aksinya di lokasi dekat dari kediamannya di dusun Patalan, Jetis Bantul.

Kaur Bin Opsnal Satreskrim Polres Bantul Iptu Sutarja mengatakan, terbongkarnya aksi pelaku berawal dari curhatan korban berinisial KRN. Anak gadis berusia 9 tahun ini curhat kepada kakaknya tentang aksi Tumijan. Berawal dari situlah cerita korban sampai hingga ke telinga orangtua dan warga sekitar kediaman korban dan pelaku.

Sutarja merinci kelakuan bejat tersangka. Pertama kepada korban berusia 9 tahun. Pada awal bulan Desember 2020, korban sedang bermain di dekat rumah pelaku. Kemudian pelaku mengajak korban masuk ke rumah saat didalam rumah, pelaku langsung membuka kaos dan celana korban. Setelahnya memegang payudara dan mencium kelamin korban.

Usai melakukan aksinya, Tumijan meminta korban tak bercerita ke siapapun. Baik kepada orangtua maupun orang lain di sekitarnya. Setelahnya korban diijinkan pulang dari rumah pelaku.

Merasa aksinya aman, Tumijan mengulanginya aksinya kembali. Berdasarkan catatan penyidikan, pelaku melakukan pencabulan sebanyak empat kali.  Selain di kamar anak pelaku, juga di pintu rumah pelaku, jalan desa dan kandang sapi milik pelaku.

“Pelaku ini mengulangi aksinya hingga 4 kali.¬† Modus dan motifnya masih sama, tergiur pertumbuhan biologis anak lalu akhirnya terjadi pencabulan,” katanya.

Aksi bejat Tumijan tak terhenti kepada korban KRN. Berawal dari penyidikan laporan KRN akhirnya muncul korban-korban lainnya. Kali ini korbannya adalah anak berinisial LTF. Bedanya lokasi pencabulan di terjadi dengan modus mengobati luka di tangan korban.

Korban LTF, lanjutnya, sedang mencari ikan di sungai sekitar kediaman pelaku. Saat itu tangan korban terluka akibat pecahan botol kaca. Melihat ini, Tumijan mengajak LTF menuju rumahnya. Alasannya untuk mengobati luka di tangan.

Tak terhenti sampai di korban LTF, Tumijan kali ini menyasar korban berinisial ZIL. Kala itu korban tengah mencari ikan di kolam sekitar rumah tersangka. Berdalih tangan korban kotor, pelaku langsung mencuci tangan korbannya.

“Perbuatannya sama, meraba payudara dan mencium kelamin korbannya. Diawali dengan membuka kaos dan celana korban-korbannya. Seluruh kejadian berlangsung dalam rentang waktu 2020,” ujarnya.

Pasca proses penyidikan yang cukup panjang, akhirnya Satreskrim Polres Bantul menetapkan Tumijan sebagai tersangka. Bapak dua anak ini diamankan di kediamannya, Jumat pagi (29/1). Sosok ini resmi menjadi penghuni sel tahanan Polres Bantul

Hasil penyidikan lebih lanjut, pelaku saat keadaan sepi. Khusus di rumah, beraksi saat istri dan anaknya sedang bekerja. Sementara di luar rumah memanfaatkan kondisi sepi. Terutama di kandang sapi dan dekat kolam ikan.

“Tersangka ini kesehariannya petani dan angon bebek. Atas aksinya dijerat dengan Pasal 82 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 Tahun 2002. Ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara,” tegasnya.(dwi/sky)

Hukum Kriminal