RADAR JOGJA- Diduga melakukan pengrusakan sepeda motor, 4 orang remaja harus diamankan ke Polsek Umbulharjo. Empat  Orang tersebut yakni MA (19) warga Pringgodani gang trembuku No 1, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, RK (18) warga Banteng 114 A RT 08 RW 31, Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, MAM (18) warga Dusun Sono RT 05 RW 06, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, dan MHS (16) warga Perum Griya Surya Asri No E12 RT 69 RW 17, Kelurahan Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron.

Kapolsek Umbulharjo Kompol Achmad Setyo  mengatakan, para tersangka ditangkap karena melakukan penganiayaan dan pengrusakan sepeda motor milik korban Juanda Perwira Putra (18) warga Nagan Kulon 84 RT 27 RW 7 Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Jogja.

Akibatnya sepeda motor scoopy warna hitam milik korban mengalami rusak di bagian body kanan tergores akibat bena tumpul, body kiri pecah akibat dirobohkan oleh para tersangka, lampu sen kanan pecah dan body sebelah depan kanan pecah di pukul.

Kejadian penganiayaan dan pengrusakan tersebut terjadi di halaman parkir Platinum Game Net Jalan Ipda Tut Harsono No 169, Muka-Muju, Kecamatan Umbulharjo,Minggu (27/12) lalu sekira pukul 04.30 wib, dari tangan para tersangka, petugas mengamankan 3 buah sepeda motor, 1 sepeda motor scoopy warna hitam milik korban, 1 buah ikat pinggang.

“Dari hasil penyelidikan, kami akhirnya bisa mengetahui para tersangka. Para tersangka kami tangkap pada Senin (4/1),” ujarnya saat jumpa media di Polsek Umbulharjo, Rabu (13/1).

Kompol Achmad Setyo menambahkan, kejadian berawal saat korban pergi mencari makan. Saat melintas di perempatan Gor Amongrogo ke timur, tepatnya di Jalan Kenari, Umbulharjo korban dikejar oleh gerombolan para tersangka. Karena ketakutan, korban akhirnya berbelok arah ke Jalan Timoho.

“Korban yang saat merasa ketakutan, akhirnya meninggalkan sepeda motornya di lokasi kejadian. Gerombolan tersangka yang masih mengejar, mengetahui melihat sepeda motor korban langsung melakukan pengrusakan. Beruntung dalam peristiwa itu, korban dapat selamat.

Dalam peristiwa itu, para tersangka terancam pasal 170 KUHP subsider 406 dengan ancaman hukuman 5tahun 6 bulan penjara,” tambahnya. (sky)

Hukum Kriminal