RADAR JOGJA – Ayah sambung almarhum Henry Jovinski, Sugeng Kusharyanto meminta polisi mengusut tuntas penyebab anaknya meninggal dunia. Diketahui Henry Jovinski menjadi korban pembunuhan. Kala itu pemuda berusia 25 tahun ini sedang menjalankan tugas KPU di distrik S Dekai Papua.

Sugeng meminta agar polisi menegakan keadilan hukum. Pengusutan tuntas terkait motif hingga jumlah pelaku. Terlebih aksi pembunuhan tergolong keji dan tidak berperikemanusiaan. “Seperti yang disampaikan istri saya (Fifin Monica), kalau itu toh sudah tertangkap, proses hukum tetap dilaksanakan. Kalau bersalah tentu hukuman yang sesuai,” tegasnya ditemui usai pemakaman Henry di Sidokarto Godean Sleman, Kamis (13/8).

Pria berusia 54 tahun ini meyakini ada sesuatu yang tidak beres. Menurutnya, kematian anak sambungnya sangatlah tidak wajar. Henry hanyalah staf bagian teknologi informasi di KPU Yahukimo Papua.

DUKA MENDALAM: Pemakaman Henry di Sidokarto Godean Sleman, Kamis (13/8). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
Hukum Kriminal