“Setelah meminum kopi tersebut, korban merasa pusing. Kemudian esok harinya pada hari Senin (6/7) pukul 12.00 tersangka mengajak korban ke Semarang. Karena masih merasa pusing, korban tidak bisa menyupir dan digantikan oleh tersangka,” katanya.

Perjalanan ini ternyata hanya modus semata. Sambil mengulur waktu, tersangka Eko menunggu kedatangan komplotannya. Lalu memutuskan untuk kembali ke Jogjakarta pukul 18.00.

Mendekati perbatasan Magelang Sleman, pelaku sempat transit ke SPBU di kawasan Salam Magelang. Ditempat inilah datang dua tersangka lainnya. Tak hanya itu, sebuah mobil berisikan tiga anggota lainnya juga membututi dari belakang.

“Setibanya di daerah Tempel, korban dipaksa keluar dari mobil dan terjadilah pencurian dengan kekerasan. Setelahnya mobil dibawa kabur ke wilayah Malang. Berhasil kami temukan seminggu setelahnya,” ujarnya.

Hukum Kriminal