RADAR JOGJA – Satreskrim Polresta Jogja membengkuk tersangka pencurian bernama Sholeh Pariyanto, 22, di Jepara, Jawa Tengah, Rabu malam (15/7). Dia adalah spesialis pencurian di rumah sakit. Sasaran tindak kejahatannya adalah barang berharga milik keluarga pasien yang tengah menunggui keluarganya.

Dalam aksinya kali ini, Sholeh menggasak satu unit Toyota Avanza warna silver. Kendaraan roda empat tersebut didapatkannya dengan mudah di parkiran Rumah Sakit Bethesda. Usai menggasak tas milik korban, tersangka langsung mencari kendaraan yang terparkir.

“Jadi dia mencocokan STNK dengan kendaraan yang terparkir di RS Bethesda. Menyalakannya juga pakai kunci asli. Lalu pergi dari rumah sakit dengan menunjukan karcis parkir. Semuanya didapat dari tas yang diambilnya,” jelas Kapolresta Jogja Kombes Pol Sudjarwoko ditemui di Mapolresta Jogja, Kamis (16/7).

Aksi jebolan Lapas Semarang ini berawal saat datang ke Jogjakarta, Jumat sore (3/7). Menggunakan bus, tersangka langsung turun di Terminal Giwangan. Kemudian naik Trans Jogja dan menuju RS Bethesda. Sempat mengawasi lokasi, Sholeh terlebih dahulu tidur di sebuah warung yang tutup di depan RS tersebut.

Di sisi lain, calon korbannya, Ryan Haryanto Pambudi tengah menunggui orang tuanya di RS Bethesda. Dia dan istri menginap di kamar pasien. Saat akan pulang, ternyata tas beserta sejumlah barang berharga raib. “Jadi korban baru sadar barang berharganya hilang itu Sabtu pagi sekitar jam 10.00. Tas yang ada di meja kamar pasien berisikan kunci mobil, tiket parkir, uang, handphone hingga surat berharga lain telah raib,” katanya.

Korban, lanjut Sudjarwoko, langsung menghubungi pihak keamanan rumah sakit. Agar bisa melihat rekaman close circuit television (CCTV) milih RS Bethesda. Benar saja, saat rekaman diputar, terlihat Sholeh yang mondar-mandir di kamar pasien.

Usai mendapatkan laporan, tim gabungan Satreskrim Polresta Jogja dan Dirreskrimum Polda DIJ bergerak. Kendaraan milik korban sempat terlacak di Jepara, Jawa Tengah. Akhirnya tersangka berhasil diamankan Rabu malam (15/7) di simpang empat Kecapi, Jepara, Jawa Tengah.

“Tersangka ditangkap semalam pukul 22.30 beserta Toyota Avanza dengan nopol palsu K 8971 PL,” ujar Sudjarwoko.

Berdasarkan penyidikan, tersangka tak hanya beraksi di RS Bethesda. Beberapa RS di Jogjakarta seperti RSUP Sardjito, RS Rajawalirajawali Citra Bantul, dan RSUD Kota Jogja pernah menjadi wilayah operasinya. Ada pula RS Moewardi Solo dan beberapa rumah sakit di Jepara.

Sholeh mengakui dirinya spesialis rumah sakit. Untuk kendaraan bermotor tak hanya kali ini. Dia pernah mendapatkan Toyota Avanza saat beraksi sebelumnya. Kendaraan rakitan 2010 tersebut dia jual seharga Rp 25 juta.

Kabid Humas Polda DIJ Kombes Pol Yuliyanto meminta warga yang pernah menjadi korban segera melapor. Dia meyakini korban dari Sholeh masih banyak. Dikuatkan dari pengakuan tersangka yang pernah beraksi di rumah sakit lainnya. (dwi/ila)

Hukum Kriminal