RADAR JOGJA – Penangkapan jaringan pengedar ganja Jawa Tengah ternyata berawal dari penangkapan tersangka FR. Berdasarkan informasi yang beredar, sosok ini diketahui anak pejabat di Kabupaten Sleman. Dari tangan pria berusia 34 tahun ini, polisi mengamankan 5 gram Narkotika.

Kasatresnarkoba Polres Sleman AKP Andhyka Doni Hendrawan membenarkan adanya penangkapan tersebut. Dia menuturkan FR ditangkap di kawasan Seyegan Sleman, tepatnya Kamis (2/7). Untuk saat ini FR telah berstatus sebagai tersangka. Penyidik Satresnarkoba juga masih dalam penyidikan.

“Benar sosok ini anak pejabat. Saat ini masih kami kembangkan. Dia dari (narkotika) paket hemat,” jelasnya ditemui di lobi Mapolres Sleman, Selasa (14/7).

Sayangnya Andhyka enggan menjelaskan secara detil sosok pejabat tersebut. Dia hanya membenarkan bahwa FR adalah anak seorang pejabat. Termasuk jenis narkotika yang dikonsumsi oleh tersangka ini.

Berbeda dengan empat tersangka lain, FR justru akan menjalani rehabilitasi. Saat ini jajaran Satresnarkoba Polres Sleman masih melakukan asesmen terhadap tersangka FR.

Pertimbangan rehabilitasi adalah FR berstatus pemakai. Sementara keempat tersangka lain adalah pengedar. Sehingga sanksi hukum yang diterapkan kepada FR berbeda.

“Kami ajukan ke BNN untuk rehabilitasi. Masih proses assessment tapi belum disetujui,” kata perwira pertama tiga balok ini.

Empat tersangka yang turut diamankan diantaranya Sy, 43, AGP, 21, DS, 31 dan MRA, 25. Dari keempatnya berhasil diamankan barang bukti ganja kering seberat 2,4 kilogram. (dwi/tif)

Hukum Kriminal