RADAR JOGJA – Seorang pekerja seni dan pemain film anggota Persatuan Artis Film Indonesia’56 (PARFI’56) DIJ Aiu Erlangga melaporkan seorang penjual sarung tangan berinisial AH, asal Gembongan, Solo, Jateng, atas dugaan kasus penipuan di Polresta Kota Jogjakarta, Kamis (18/6) lalu.

Kuasa hukum pelapor Mustofa menjelaskan, Aiu merasa ditipu setelah membeli sarung tangan untuk keperluan perlengkapan pelindungan Covid-19 senilai Rp 41,5 juta. Transaksi dilakukan 4 Juni lalu. Ternyata barang yang dikirim oleh AH tidak sesuai dengan yang ditawarkan dan di bawah standar. Kemudian sarung tangan tersebut ditolak pasar sehingga pelapor mengalami kerugian.

“Klien kami sudah mencoba konfirmasi ke penjual AH, asal Gembongan, Solo ini tapi tidak ada respon,” ujarnya, Sabtu (20/6).

Tak kunjung mendapat respon dari si penjual, Aiu pun memilih jalur hukum dan melaporkan dugaan penipuan itu ke Polresta Jogjakarta. Kasus ini resmi tercatat dalam laporan kepolisian Polresta Jogjakarta dengan surat tanda bukti laporan bernomor LP-B/140/VI/2020/YKA/ tertanggal 18 Juni 2020.

“Kasus yang kami laporkan ini terutama terkait dugaan penipuan seperti tercantum pasal pidana penipuan 378,” jelas Mustofa. (sky/tif)

Hukum Kriminal