RADAR JOGJA – Forum Advokat Alumni (FAA) UII melaporkan Kasus teror dan intimidasi terhadap Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Ni’matul Huda ke Polda DIJ, Selasa (2/6). Ni’matul Huda didulat sebagai narasumber dalam diskusi yang digelar kelompok studi mahasiswa Constitutional Law Society (CLS) FH UGM bertajuk “Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan”, kamis (28/5) pekan lalu.

Ketua Forum Advokat Alumni (FAA) UII Aprilia Supaliyanto menejelaskan, pelaporan ini merupakan salah satu bentuk hak warga negara Indonesia yang wajib mendapatkan penegakan hukum. Dalam hal ini Ni’ma menggunakan hak konstitusinya pada saat di forum kebebasan berpendapat dicederai oleh teror. Padahal, diskusi akademik tersebut belum jadi terselenggara.

“Atas dasar itulah, kami melaporkannya ke Polda DIJ” katanya. 

Laporan tersebut diterima petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda DIJ idilanjutkan dengan berita acara pelaporan di Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Pihaknya melaporkan orang yang menyebarkan isu dan melakukan provokasi sebelum diskusi diselenggarakan. Bentuk teror itu dikirim melalui pesan WhatsApp ke nomor pribadi Ni’matul Huda.

Selain itu, kediaman pribadi milik Ni’matul Huda juga sempat didatangi oleh orang-orang yang tidak dikenal dengan gerak gerik yang mengintimidasi.

“Bentuk teror dilakukan sejak tanggal 28 Mei 2020,” ujar Aprilia. (sky/tif)

Hukum Kriminal