RADAR JOGJA – Mengambil kesempatan dalam kesempitan. Seperti itulah yang dilakukan para pengedar narkoba di tengah pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan kakak beradik pengedar tembakau gorila, AU, 21, dan AR, 20. Keduanya tercatat sebagai warga Semarang. Kepala Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) DIJ Brigjen Pol I Wayan Sugiri mengatakan, para pelaku mencari celah dengan memanfaatkan keterbatasan gerak petugas.

“Para pengedar memanfaatkan keterbatasan gerak anggota polisi di lapangan, tapi kami tidak mau kalah. Jadi saya imbau masyarakat agar waspada, karena pengedar memanfaatkan kesempatan ini,” ungkapnya di sela pemusnahan tembakau gorila di Mapolda DIJ, Selasa (19/5).

Diresnarkoba Polda DIJ Kombes Pol Ary Satriyan menyebutkan tembakau yang dimusnahkan adalah barang bukti yang disita dari kedua tersangka. Terdiri dari tembakau gorila sebanyak 6.228,49 gram, tembakau untuk campuran 1.895 gram dan ganja seberat 97,96 gram.

“Tersangka,m menggunakan media sosial untuk memasarkan narkoba, kemudian barang dikirim menggunakan jasa ekspedisi atau bertemu langsung,” jelasnya.

Untuk mengelabuhi petugas, lanjut Ary, mereka mengemas tembakau gorila dengan mencampur tembakau asli asal Temanggung di dalam plastik kopi kemasan dengan paket ukuran 7 gram. (sky/tif)

Hukum Kriminal