JOGJA – Sejumlah bank berlomba-lomba menggarap nasabah berdompet tebal untuk dijadikan nasabah prioritas. Tak terkecuali BRI Jogjakarta yang aktif menggaet nasabah prioritas dari masyarakat kelas atas.Pimpinan Wilayah BRI Jogjakarta Muhamad Ali memaparkan jumlah nasabah prioritas di Jogjakarta sebanyak 1.230 nasabah dengan jumlah simpanan mencapai Rp 1,8 triliun. Penjaringan nasabah prioritas dilakukan untuk menyeimbangkan rasio penyaluran pembiayaan serta pengumpulan dana pihak ketiga (DPK). “Nasabah prioritas di DIJ meningkat 20 persen setiap tahunnya. Kontribusi yang diberikan sebesar sepuluh hingga 12 persen dari nasabah prioritas secara nasional,” terang Ali dalam kegiatan Hari Pelanggan Nasional di BRI Jalan Brigjen Katamso, Kamis (4/9).
Ali menjelaskan keuntungan yang didapat dengan menjadi nasabah prioritas adalah dengan mendapatkan fasilitas pirvate, seperti tempat pertemuan, info saham dan transportasi khusus. Selain itu, nasabah prioritas BRI mendapat perlakuan adanya arahan mengenai perkembangan suku bunga, saham dan deposito. “Arahan kami berikan supaya simpanan mereka lebih efektif,” terangnya.Sementara itu, pemandangan berbeda terlihat di BRI Cabang I Jalan Brigjen Katamso pada pelaskanaan Hari Pelanggan Nasional. Sebab pegawai BRI Katamso diwajibkan menggunakan pakai adat dari berbagai daerah di Indonesia. Ali mengatakan perayaan khusus hari pelanggan di Jogjakarta hanya dilakukan di BRI Cabang Brigjen Katamso. Para pegawai diwajibkan menggunakan pakaian adat dari Aceh sampai Papua. “Ini diartikan mereka melayani siapa saja dari Aceh sampai dengan yang paling timur Papua,” terang Ali.
Keistimewaan lain pada perayaan tersebut, jelasnya, pemberian bingkisan bagi warga yang membuka rekening BRI. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan aplikasi BRI Mobile untuk sekaligus diujicobakan pada saat melakukan transaksi. Hari Pelanggan Nasional sendiri mulai dicanangkan pada 4 September 2003 dan kini sudah memasuki usia ke-11. Dia berharap pada perayaan tersebut, hak para pelanggan dapat diperoleh dengan baik. “Pelanggan berhak mendapatkan pelayanan yang baik, bertanya, dilayani dengan senyum serta dikomplain pun jelas,” kata Ali.Saat ini, jumlah nasabah nasional BRI secara nasional mencapai 50 juta nasabah. “Dengan perayaan hari pelanggan kami bisa mendekatkan diri dengan pelanggan. Sekaligus dapat dijadikan momentum lebih kreatif dalam merayakan hari-hari besar nasional,” tutupnya. (bhn/ila)

Kombis