*Prospek Bisnis Properti Masih Menjanjikan
JOGJA – Bisnis properti di Jogjakarta masih dianggap memberi peluang menjanjikan. Terbukti, PT Graha Multi Insani (GMI) kembali mengembangkan bisnis properti di kota pelajar ini, dengan membangun Hadiningrat Terrace di dekat kampus Universitas Gadjah Mada (UGM).
“Hadiningrat Terrace merupakan proyek ketiga di Jogjakarta, setelah sebelumnya membangun Awana Condotel dan Awana Town House di Jalan Mayjen Sutoyo,” kata Chief Marketing Officer PT GMI Indra Gunawan, usai Ground Breaking Hadiningrat Terrace dan Topping off Awana Condotel, di kawasan Terban, kemarin (23/4). Setelah itu, juga di-launching proyek ke-4, yaitu Awana Town House Premium sebagai pengembangan Awana Condotel.
Indra meneruskan, proyek Hadiningrat Terrace sebelumnya telah dipasarkan sejak akhir Desember 2013. Hingga kini, penjualannya sudah mencapai 65 persen. Karena itu, akhir tahun ini diharapkan semua kamar yang ditawarkan ke masyarakat umum sudah terjual.
“Ada 272 kamar dengan dua tipe. Yaitu, tipe studio sebanyak 176 unit dan tipe dua kamar ada 96 unit. Di area Hadiningrat Terrace ini juga dibangun hotel bintang tiga dengan 112 kamar. Rencananya, akan kami kelola dengan manajemen sendiri. Total area bangunan berdiri di lahan seluas 3.177 meter persegi dan dana investasi yang dikeluarkan sebesar Rp 150 miliar,” katanya.
Nantinya, satu unit kamar apartemen yang dijual dibandrol dengan harga mulai Rp 492 juta hingga Rp 1 miliar lebih.
“Kami optimistis, dengan lokasi di Terban yang cukup strategis, hanya beberapa menit dari UGM, calon pembeli pasti tertarik dengan lokasi ini. Ini terbukti dengan capaian pembeli pada launching beberapa waktu lalu di Jakarta, pada hari pertama saja, langsung terjual 40 persen,” imbuhnya.
Diakui Indra, segmen pasar yang dibidik adalah eksekutif muda, professional, kalangan pebisnis, civitas akademika, termasuk hotel, dan tentu saja orangtua mahasiswa yang anaknya tengah belajar di Jogjakarta.
Berbeda dengan 12 unit Awana Town House Premium yang mulai ditawarkan, target market-nya adalah profesional, kalangan pebisnis, dan investor. Awana Town House Premium didirikan di tanah seluas 3.378 meter persegi, dengan menerapkan konsep tradisional etnis yang memiliki nama serta relief yang berbeda di setiap unit rumahnya.
“Yang pasti, masuk melalui pintu gerbang yang menggunakan kartu akses, CCTV, security, private garden, dan clubhouse,” katanya. (hes)
 

Kombis