JOGJA – Menghadapi pasar bebas 2015, lembaga penyedia jasa konsultan dituntut untuk berdaya saing. Tidak hanya aspek administrasi tetapi juga pengetahuan dan inovasi. Apabila antisipasi tidak dilakukan sejak dini, maka bukan tidak mungkin jika penyedia jasa konsultan di Indonesia, khusunya DIJ hanya menjadi penonton di negeri sendiri.
Ketua Pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Konsultan Indonesia (Perkindo) DIJ Hendi Hidayat mengatakan saat ini pertumbuhan jasa konsultan di DIJ cukup baik dan pesat. Namun, daya saing dan produktivitasnya masih belum maksimal. “Dalam bisnis, kompetisi terjadi dalam pengadaan barang dan jasa. Sebagai penyedia jasa maka kita dituntut harus terus berinovasi dan pengetahuan luas,” ujar Hendi belum lama ini.
Dirinya mengatakan, kompetisi dalam mendapatkan pasar juga akhir-akhir ini terjadi kurang sehat. Dimana perkembangan jumlah jasa konsultan yang semakin pesat, cenderung tidak sebanding dengan potensi pekerjaan yang ditawarkan. Oleh karena itu, kemitraan antarkonsultan perlu ditumbuhkembangkan. “Agar kompetisi sehat dan profesional tetap terjaga serta dapat memberikan hasil produk yang membanggakan,” ungkapnya.
Hendi mengatakan mengoptimalkan fungsi organisasi sebagai wadah dalam memperjuangkan keberadaan anggotanya. Maka DPD Perkindo DIJ berupaya mengoptimalkan dan memberikan manfaat kepada para anggota agar mampu berdaya saing. “Perkindo sebagai asosiasi memayungi anggota untuk berkembang dengan melakukan pembinaan agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan,” paparnya.
Dirinya menjelaskan, saat ini ada 40 anggota yang menyebar di seluruh DIJ, dengan kontribusi skala nasional. Baik yang bergerak di bidang jasa konstruksi maupun nonkonstruksi. Perkindo berupaya meningkatkan dan memberdayakan kinerja para anggotanya. Sehingga mampu meningkatkan akses pasar. “Serta perluasan jejaring anggota Perkindo baik di tingkat nasional maupun internasional,” tutur Hendi.
Mengusung tajuk Optimalisasi Organisasi Menuju Kemandirian dan Berdaya Saing, dalam Musda Perkindo DIJ tersebut terpilih Muchamad Zaenuri sebagai Ketua DPD Perkindo DIJ periode 2014-2019. Serta Uum Tri Untoroyono dan Yusuf Wibisana sebagai Ketua I dan II. Musda yang berlangsung selama satu hari tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja dan profesionalitas para anggota. (dya/ila)
 

Kombis