Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ini Warisan Abadi Prof Dr Sardjito

Administrator • Selasa, 18 Mei 2021 | 17:42 WIB
KAPSUL PELURUH BATU GINJAL: Salah satu warisan Prof Dr dr Sardjito adalah obat peluruh batu ginjal dari daun tempuyung. (AHMAD SYARIFUDIN/RADAR JOGJA)
KAPSUL PELURUH BATU GINJAL: Salah satu warisan Prof Dr dr Sardjito adalah obat peluruh batu ginjal dari daun tempuyung. (AHMAD SYARIFUDIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Tak banyak orang tahu kecintaannya kepada sang istri mendorong seorang bernama Prof Dr M Sardjito menghasilkan produk obat batu ginjal alami yang diberi nama Calcusol. Saat itu, istrinya sedang menderita batu ginjal.

Dia mencari petunjuk dari J. Kloppenburg-Versteegh dalam karyanya. Dr Sardjito menemukan daun tempuyung yang berkhasiat dapat meringankan rasa sakit yang diderita sekaligus melarutkan batu ginjal. Dia membuatkan sendiri obat tersebut untuk istrinya.

Hingga saat ini jamu tradisional yang menjadi warisan berharga Prof Dr M Sardjito tersebut dikemas secara modern, dapat digunakan masal secara aman. Banyak penderita batu ginjal dapat tertangani dengan baik karena mengkonsumsi obat ini. Tentunya dengan mengikuti dosis yang disarankan oleh dokter.

Calcusol merupakan salah satu dari beberapa perusahaan yang mampu melakukan modernisasi jamu tradisional. Kini selain memproduksi Calcusol, PT Unggul Medika ini juga memproduksi Calhaid dan Calterol. Calhaid untuk meringankan nyeri pada perempuan yang sedang haid. Sedangkan Calterol untuk mengurangi kolesterol. Obat-obat herbal ini diproduksi di sebuah rumah cagar budaya di Jalan Cik Di Tiro Nomor 16, Terban Kemantren Gondokusuman, Kota Jogjakarta. (asa/ila) Editor : Administrator
#Peluruh Batu Ginjal #Calcusol #dr Sardjito