RADAR JOGJA - Kebiasaan mengecek ponsel sesaat setelah bangun tidur tampaknya sudah menjadi rutinitas banyak orang.
Begitu mata terbuka, tangan langsung meraih ponsel untuk melihat notifikasi, media sosial, atau pesan yang masuk semalaman.
Padahal, kebiasaan ini diam-diam bisa berdampak pada kesehatan otak dan kondisi mental.
Saat baru bangun tidur, otak sebenarnya masih berada dalam fase transisi dari istirahat menuju aktivitas penuh.
Di momen ini, otak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri secara perlahan.
Paparan layar ponsel, terutama dengan cahaya terang dan banjir informasi, bisa membuat otak langsung dipaksa bekerja sebelum benar-benar siap.
Akibatnya, tubuh bisa merasa lebih cepat lelah meski hari baru saja dimulai.
Beberapa orang bahkan mengaku merasa cemas atau tidak bersemangat setelah membaca pesan pekerjaan, berita negatif, atau unggahan media sosial sejak pagi hari.
Selain itu, kebiasaan langsung bermain ponsel setelah bangun tidur juga dapat memengaruhi fokus.
Otak yang sejak pagi sudah dipenuhi distraksi cenderung sulit berkonsentrasi dan lebih mudah terdistraksi sepanjang hari.
Hal ini bisa berdampak pada produktivitas, terutama bagi pelajar dan pekerja.
Sebagai gantinya, banyak ahli menyarankan untuk memberi jeda sekitar 10 hingga 30 menit sebelum membuka ponsel.
Waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk hal sederhana seperti menarik napas dalam, minum air putih, merapikan tempat tidur, atau sekadar menikmati suasana pagi.
Kebiasaan kecil ini mungkin terdengar sepele, namun bisa membantu otak memulai hari dengan lebih tenang dan terkontrol.
Jadi, sebelum tangan refleks meraih ponsel, tak ada salahnya memberi kesempatan pada tubuh dan pikiran untuk benar-benar bangun terlebih dahulu. (Raka Adichandra)
Editor : Meitika Candra Lantiva