RADAR JOGJA – Untuk menurunkan berat badan, rata-rata orang menganggap bahwa lari adalah olahraga yang paling efektif dalam membakar lemak.
Tapi, sebenarnya efektif yang mana sih? Jawabannya bukan sekedar siapa yang membakar kalori paling banyak, melainkan soal efektivitas dan keberlanjutan dalam jangka panjang.
Perbedaannya, Lari memang bisa membakar kalori lebih banyak sekitar 2 kali lipat dibandingkan dengan jalan kaki.
Namun, Jalan kaki intensitas sedang (walk brisk) cenderung lebih banyak memanfaatkan lemak sebagai sumber energi, berbeda dengan lari yang lebih mengandalkan karbohidrat.
Dalam efek keberlanjutannya, Lari memang menjadi cara yang efektikf dalam membakar kalori, namun lari merupakan aktivitas tinggi yang bisa berisiko cedera daripada jalan kaki dan lebih banyak memberi tekanan pada tubuh terutama tekanan pada sendi, karena berlari akan membebani sendi hingga 3 kali lipat dari beban tubuhmu.
Jadi untuk resiko cedera dan efek keberlanjutan, jalan kaki jauh lebih aman dan minim resiko.
Ini bisa menjadi pilihan yang aman dan mudah dilakukan oleh semua orang termasuk lansia dan pemula.
Studi menunjukkan bahwa jalan cepat atau intensitas sedang bisa merangsang pelepasan hormon pertumbuhan (HGH), yang membantu pembakaran lemak, pembentukan otot, dan peningkatan metabolisme basal.
Strategi jalan kaki yang efektif juga bisa menggunakan kombinasi antara jalan cepat dan jalan lambat (long walk) selama durasi panjang memiliki manfaat ganda untuk kebugaran kardio dan pembakaran lemak secara optimal.
Kesimpulannya, jalan kaki maupun lari sama-sama bermanfaat untuk kesehatan dan bisa membantu penurunan berat badan.
Namun, sebelum memilih untuk jalan kaki atau lari kamu bisa mempertimbangkan kondisi tubuh terlebih dahulu.
Baca Juga: Lucu dan Menggemaskan! Bocah Ini Cosplay Presiden Prabowo, Sukses Curi Perhatian hingga Dapat Hadiah
Karena untuk orang yang menderita radang sendi, penyakit jantung, atau kondisi tubuh yang sedang lemah lebih baik disarankan jalan kaki untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi.
Tetapi, jika kamu ingin menurunkan berat badan, dengan kondisi tubuh yang fit kamu bisa memilih lari karenan lebih efisien dalam membakar kalori.
Tapi, jika tidak memungkinkan untuk lari, jalan cepat bisa menjadi pilihan terbaik.
Dan jangan lupa lakukan pemanasan sebelum lari atau jalan kaki agar mengurangi risiko cedera dan meningkatkan fleksibilitas otot serta rentang gerak. (Alya Amirul Khasanah)
Editor : Meitika Candra Lantiva