KEBUMEN - RSUD Dr Soedirman (RSDS) Kebumen terus mengoptimalisasi mutu pelayanan melalui sentuhan digital. Dalam waktu dekat, rumah sakit pelat merah ini akan menerapkan pembayaran non-tunai melalui sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Direktur RSDS Kebumen Arif Komedi menjelaskan, kehadiran QRIS dalam sistem pembayaran layanan kesehatan tidak lain untuk menjawab tantangan zaman. Selain membawa kemudahan, pembayaran berbasis digital tersebut juga akan meningkatkan efisiensi serta kenyamanan. "Lagi disiapkan segala sesuatunya," sebutnya Rabu (28/5).
Menurut Arif, pembayaran berbasis digital ini juga merupakan langkah untuk menjamin akurasi serta transparansi dalam setiap transaksi di rumah sakit. Selain itu penggunaan sistem digital tersebut akan mengurangi potensi kekeliruan karena setiap transaksi tercatat secara berkala.
Arif menyatakan, pada semester pertama tahun 2025 RSDS Kebumen akan melakukan berbagai tahap evaluasi. Termasuk menyusun strategi untuk optimalisasi pelayanan rumah sakit. Dengan begitu arah kebijakan dari menejemen rumah sakit diharapkan dapat sesuai kebutuhan masyarakat. "Kami beradaptasi dengan teknologi. Menjawab segala kebutuhan masyarakat supaya pelayanan lebih praktis," katanya.
Kepala Bidang Pelayanan RSDS Kebumen Tri Hastuti menjelaskan, sebagai rumah sakit milik daerah, RSDS berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Terbaru, pihaknya mulai bekerja memperluas cakupan layanan spesialis, khususnya bidang onkologi. "Pasien yang butuh sudah bisa untuk tindakan operasi dan rawat inap," ungkapnya.
Selain itu, saat ini RSDS juga sedang menyiapkan berbagai layanan lain, meliputi kemoterapi, katerisasi jantung dan pembuluh darah serta ruang pemeriksaan kesehatan khusus bagi calon pekerja migran dan calon jemaah haji. "Rencana akhir tahun layanan sudah tersedia. Kami masih nunggu kelengkapan alat," jelas Tri. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita