SLEMAN - Rumah Sakit (RS) JIH Jogjakarta terus berinovasi dalam mengembangkan layanan, seseorang bisa liburan sekaligus menjalani proses penyembuhan.
Layanan tersebut adalah wisata medis atau health tourism yang menawarkan pengalaman berbeda bagi penggunanya.
Manajer Manajemen Layanan Rumah Sakit JIH Febriana Endah Sari menjelaskan, wisata medis dimaknai sebagai perawatan kesehatan berkualitas tinggi sembari menikmati perjalanan wisata.
Layanan ini dibuat dengan pertimbangan, masih banyaknya masyarakat Indonesia yang lebih memilih berobat ke luar negeri.
Serta, kondisi yang berangsur normal dengan kembalinya wisatawan setelah pandemi Covid-19. Sehingga, rumah sakit ini berkomitmen menjadi pelopor wisata medis.
"Kami tekankan pada hospitality dan keramahan dalam mendengar keluhan. Ketepatan waktu kami juga ketat," katanya dalam media gathering yang diselenggarakan Rumah Sakit JIH, Kamis (13/2/2025).
Sementara itu, seorang anggota Tim Health Tourism Aninda Dian Anggraeni mengatakan, telah ada berbagai paket yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan.
Baik itu untuk pengobatan maupun pemeriksaan seperti trauma center, women health, dan dental care.
"Sertifikat dari Kemenkes sudah kami dapatkan. Kami tawarkan fasilitas yang lengkap, modern, dan tenaga yang memberi kenyamanan," jelasnya.
Dia menjelaskan, Rumah Sakit JIH terus berprogres untuk mengembangkan layanan ini. Termasuk bekerja sama dengan biro pariwisata.
"Nanti juga ada penanggung jawab khusus yang kami sediakan," ucapnya. (del/wia)