Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Apa Itu Dry Drowning, Yuk Pahami Bahaya dan Cara Penanganannya

Trimina Klara • Minggu, 31 Maret 2024 | 19:50 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA – Tenggelam kering atau dry sinking merupakan kondisi langka yang terjadi ketika seseorang mengalami gangguan pernapasan setelah keluar dari air tanpa ada tanda-tanda meminum air secara langsung.

Kondisi ini bisa terjadi akibat refleks laringospasme, yaitu saluran napas menutup secara refleks sebagai respons terhadap air yang masuk ke tenggorokan.

Gejala tenggelam kering bisa muncul dalam beberapa jam setelah berenang atau tenggelam dan bisa sangat berbahaya jika tidak segera ditangani.

Gejala yang harus diwaspadai antara lain sesak napas, batuk, kelelahan, dan perilaku tidak biasa seperti kebingungan atau perubahan suasana hati.

Untuk mengatasi tenggelam kering, segera hubungi layanan darurat dan pertolongan pertama jika diperlukan.

Memberikan oksigen dan dukungan pernapasan bisa sangat membantu.

Penting untuk diingat bahwa tenggelam kering adalah kondisi yang jarang terjadi, namun penting untuk mewaspadai gejalanya, terutama setelah berenang atau tenggelam.

Untuk mencegah tenggelam dalam keadaan kering, penting untuk mengawasi anak-anak secara ketat saat berenang dan memastikan bahwa mereka memiliki pengawas yang berkualifikasi.

Selain itu, ingatlah untuk berhati-hati saat berenang di perairan dalam atau perairan asing dan pelajari teknik dasar penyelamatan untuk membantu orang lain jika diperlukan.

Meskipun tenggelam kering merupakan kondisi yang jarang terjadi, memahami gejala, risiko, dan apa yang harus dilakukan jika terjadi dapat membantu menjaga keselamatan berenang dan tenggelam.

Editor : Bahana.
#Dry Drowning