Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

5 Efek Negatif Jika Mengonsumsi Gula Berlebih, Apa Saja?

Adek Ridho Febriawan • Senin, 15 Januari 2024 | 17:23 WIB
Ilustrasi makanan dan minuman manis tinggi gula.
Ilustrasi makanan dan minuman manis tinggi gula.

RADAR JOGJA - Siapa yang tidak suka dengan manisnya gula?

Padahal, tanpa disadari, permen, kue, es krim, soda, dan lainnya, bisa mengakibatkan kadar gula darah melonjak.

Ketahui apa saja tanda dan akibat lain dari kebanyakan makan gula bagi kesehatan.

Gula adalah salah satu bahan yang sering digunakan oleh sebagian besar orang sebagai pemanis tambahan makanan atau minuman, terutama camilan.

Meskipun makanan dan minuman akan terasa lebih enak jika ditambahkan gula dan digemari banyak orang, ternyata jumlah konsumsi gula harian tidak bisa sebanyak apapun yang diinginkan.

Saat Anda mengonsumsi gula, tubuh akan mendapatkan glukosa atau disebut juga gula darah.

Glukosa akan dibakar sebagai energi atau diolah dan disimpan oleh tubuh menjadi energi cadangan. 

Meski gula dapat memberikan energi tambahan, anda tetap harus membatasi asupan gula harian.

Ketahui tanda-tanda Anda kebanyakan makan gula berikut ini. 

1. Cepat lapar


Kelebihan fruktosa (sejenis gula buatan) pada tubuh dapat mengacaukan metabolisme dengan mematikan sistem pengendali nafsu makan anda. 

Kondisi itu memicu kegagalan tubuh dalam merangsang produksi hormon insulin atau hormon pengatur kadar gula dalam darah.

Hal tersebut kemudian memicu peningkatan produksi hormon grelin yang berperan dalam menimbulkan rasa lapar.

Kondisi ini juga menurunkan produksi hormon leptin yang berperan untuk menimbulkan rasa kenyang.

2. Cepat lelah dan kurang energi


Gula mudah diserap dan dicerna tubuh.

Jadi, jika Anda merasa cepat lelah, bisa jadi karena anda kebanyakan makan gula dari makanan dan minuman.

Sebuah penelitian dalam Neuroscience and biobehavioral reviews (2019) mencoba mengamati efek konsumsi karbohidrat dan gula.

Penelitian ini menggunakan metode kajian ilmiah pada 31 studi terdahulu dengan total 1.259 responden.

Studi menemukan bahwa satu jam setelah konsumsi gula, peserta merasa lelah dan kurang waspada.

Lonjakan kadar gula dalam darah dan insulin juga bisa menyebabkan tingkat energi menurun dan memengaruhi tingkat energi secara keseluruhan.

3. Suasana hati memburuk


Jika anda merasa murung, mudah tersinggung, gelisah, atau stres ini bisa menjadi tanda bahwa Anda kebanyakan makan gula.

Sebuah penelitian dalam Scientific reports (2017) menunjukkan bahwa mengonsumsi gula tambahan dapat meningkatkan peradangan, memperburuk suasana hati, dan menyebabkan gejala depresi.

Makanan atau camilan tinggi gula tanpa protein dan lemak dengan cepat meningkatkan gula darah.

Saat tubuh menggunakan asupan ini, tingkat energi tubuh cepat menurun.

Hal ini bisa membuat anda lesu, tanpa disadari Anda pun jadi mudah tersinggung.

4. Tidak bisa tidur


Sebuah ulasan ilmiah dari American journal of lifestyle medicine (2019) menyelidiki hubungan antara asupan berlebihan beberapa jenis gula tambahan dan kualitas tidur di kalangan mahasiswa.

Penelitian yang dilakukan terhadap 300 mahasiswa ini menunjukkan kualitas tidur yang buruk bisa disebabkan oleh kebanyakan konsumsi gula tambahan.

Siklus tidur dan kualitas tidur kita diatur oleh cahaya, suhu ruangan, dan kontrol kadar gula dalam darah.

Artinya, kebanyakan mengonsumsi gula tambahan berisiko mengacaukan siklus tidur dan kualitas tidur. 

5. Selalu menganggap makanan kurang manis


Jika selalu merasa makanan tidak manis, atau perlu menambahkan gula ke dalam makanan agar terasa enak, ini bisa jadi tanda anda sudah kebanyakan makan gula.

Anda terbiasa melatih otak untuk mengharapkan tingkat kemanisan yang sangat tinggi.


Ketika terbiasa dengan itu, Anda lebih sulit untuk merasa puas dengan makanan yang kurang manis. 

Pertimbangkan kembali jika anda berencana mengganti gula pasir dengan pemanis buatan dalam makanan atau minuman.

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#gula #makanan #kelebihan gula bagi tubuh #Efek #pemanis #minuman #dampak