Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sering Terjadi Memar Tanpa Diketahui Penyebabnya, Waspada dan Ini Solusianya...

Fatimah Rizqi Zanjabil • Rabu, 3 Januari 2024 | 17:40 WIB

ilustrasi memar yang timbul di kaki(Foto : alodokter.com )
ilustrasi memar yang timbul di kaki(Foto : alodokter.com )

RADAR JOGJA - Sejumlah orang mungkin pernah mengalami memar tanpa adanya riwayat cedera atau benturan.

Kejadian ini, meskipun mungkin terlihat tidak berbahaya, sebenarnya bisa menjadi sinyal dari berbagai kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian.

Lebam atau memar umumnya timbul akibat cedera atau benturan yang menimbulkan pecahnya pembuluh darah kecil di permukaan kulit.

Akibatnya, darah pada pembuluh darah bocor keluar dan memenuhi jaringan di sekitarnya.

Kendati demikian, adakalanya lebam atau memar dapat terjadi secara mendadak atau bahkan tanpa disertai alasan yang jelas.

Kondisi ini dapat terjadi akibat kegiatan yang berlebihan, kurangnya asupan nutrisi, atau penyakit tertentu.

Faktor Penyebab Munculnya Memar Tanpa Sebab

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan memar muncul tanpa sebab atau terjadi secara tiba-tiba, misalnya ;

Kekurangan nutrisi

Kekurangan asupan nutrisi tertentu, khususnya vitamin K, dapat menjadi salah satu penyebab memar tanpa sebab.

Pasalnya, vitamin K berfungsi penting dalam proses pembekuan darah saat terjadinya pendarahan.

Olahraga terlalu intens

Olahraga berlebihan atau terlalu intens dapat memicu pengencangan otot dan menyebabkan sedikit robekan pada pembuluh darah di sekitarnya, yang mengakibatkan memar.

Obat-obatan

Konsumsi obat pengencer darah maupun obat penghilang rasa sakit, seperti ibuprofen, naproxen, dan aspirin, berisiko memicu memar tanpa sebab yang jelas atau kulit mudah memar.

Pasalnya, konsumsi obat-obatan ini dapat berpengaruh pada proses pembekuan darah.

Kondisi medis serius

Kemunculan memar tanpa sebab juga merupakan tanda dari suatu kondisi medis yang serius.

Sebagian kondisi atau penyakit yang dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami memar tanpa sebab misalnya trombositopenia, penyakit von Willebrand, hemofilia, dan leukemia.

Disamping itu, terdapat juga sejumlah penyakit lain yang dapat memicu gejala memar tanpa sebab, seperti trombofilia, limfoma non-Hodgkin, sindrom Ehlers-Danlos, dan disseminated intravascular coagulation (DIC).

Memar yang tidak dapat dijelaskan yang disebabkan oleh olahraga berlebihan biasanya dapat mereda dan menghilang dengan sendirinya melalui perawatan memar di rumah.

Sebaliknya, memar yang disebabkan oleh pengobatan juga umumnya dapat hilang dengan sendirinya setelah pengobatan selesai.

Apabila memar disebabkan oleh kekurangan nutrisi, baik vitamin C maupun vitamin K, dapat diatasi dengan mengkonsumsi suplemen vitamin C atau vitamin K, sesuai dengan resep dokter.

Sedangkan pada kasus memar yang belum diketahui penyebabnya yang disebabkan oleh penyakit tertentu, biasanya dokter akan menjalankan rangkaian pemeriksaan untuk mencari tahu penyebabnya secara jelas.

Umumnya, dokter akan melalukan pemeriksaan darah untuk melihat jumlah trombosit dan jarak waktu yang dibutuhkan darah untuk membeku.

Begitu diagnosis diketahui, dokter akan memberikan pengobatan untuk meredakan memar sesuai dengan penyakit terkait.

Namun, apabila memar tidak kunjung sembuh,segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Editor : Bahana.
#memar #penyakit #kulit