RADAR JOGJA - Pernahkah kamu bertanya - tanya mengapa sianida dapat menyebabkan kematian bagi seseorang jika tertelan atau meminum sesuatu yang mengandung sianida.
Sianida juga dikenal sebagai asam sianida yakni senyawa kimia yang mengandung atom karbon dan nitrogen, biasanya dalam bentuk ion sianida (CN-).
Senyawa ini dapat dengan cepat menghambat proses metabolisme dalam tubuh manusia dan dapat sangat beracun jika terhirup, tertelan, atau diserap melalui kulit.
Senyawa kimia ini dapat ditemukan dalam bentuk cairan, bubuk, atau gas.
Setelah tubuh terpapar atau sianida masuk ke dalam tubuh, senyawa ini dengan cepat memasuki aliran darah.
Tubuh memang menangani racun ini dalam jumlah kecil dengan mengubahnya menjadi tiosianat yang kemudian dikeluarkan melalui urine.
Senyawa ini bisa bergabung dengan bahan kimia lain membentuk vitamin B12 yang membantu menjaga kesehatan sel saraf dan sel darah merah.
Namun, dalam jumlah besar, sianida mencegah sel menggunakan oksigen dan menyebabkan kematian sel.
Organ-organ yang rentan terhadap serangan sianida adalah jantung, sistem pernapasan, dan sistem saraf pusat.
Segera setelah terpapar, tubuh akan lemah, mual, sakit kepala, hingga kesulitan bernapas. Pada kondisi akut, gejala yang muncul adalah hilang kesadaran hingga mengalami gagal jantung.
Sementara pada tingkatan kronis, gejala yang terjadi seperti napas pendek, denyut nadi lemah tetapi cepat, bibir dan wajah menjadi biru yang disertai dengan ekstremitas, koma, hingga kematian.
Nah jadi udah tau kan sob dampak negatif yang terjadi jika seseorang tak sengajah meminum atau menelan sianida dapat berbahaya bagi keselamatan anda.
Editor : Meitika Candra Lantiva