RADAR JOGJA- Sistem pencernaan yang baik akan menghasilkan kesehatan dan kecantikan alami bagi tubuh.
Proses pencernaan prosesnya diawali pengunyahan makanan di mulut.
Makanan yang dikunyah, melalui lidah dan kelenjar ludah kemudian dibawa ke afagus. Yakni, tabung lurus dalam tubuh yang menghubungkan faring dengan lambung.
Setelah sampai ke dalam organ lambung, maka makanan sampai ke usus manusia.
Dari berbagai organ manusia yang bertanggung jawab atas berjalanya sistem pencernaan tersebut, terkadang akan memiliki masalah sehingga timbul beberapa efek yang akan menganggu aktivitas manusia.
Bahkan bisa menimbulkan penyakit berkepanjangan, salah satunya yusus menjadi kotor karena paparan racun pada makanan yang dikonsumsi. Atau bisa juga dari makanan-makanan yang tidak sehat.
Ketika usus kotor, maka berbagai masalah muncul menganggu aktivitas. Seperti mudah lelah, susah buang air besar, berat badan yang meningkat, bau mulut, kulit bisa berjerawat hingga kusam, mudah lapar, pelebaran usus besar dan lainnya.
Berikut tahap-tahap yang dilakukan agar bisa memaksimalkan proses pembersihan usus kotor secara alami :
1.Mengurangi bahkan tidak mengkonsumsi kafein terlebih dahulu.
2.Mengurangi bahkan tidak mengkonsumsi makanan junkfood atau makanan olahan cepat saji terlebih dahulu.
3.Menghindari makanan dan minuman manis serta makanan seperti keju, olahan susu terlebih dahulu.
Kemudian setelahnya melangkah ketahap, cara mengatasi usus kotor secara alami yakni,
1. Perbanyak air putih serta konsumsi makanan yang banyak mengandung cairan seperti buah melon, semangka dan lainya.
2. Konsumsi air lemon, dengan campurkan perasan air lemon dengan air atau teh herbal kemudian minum secara rutin.
3. Konsumsi air garam, dengan cara campurkan dua sendok teh garam dengan segelas air putih kemudian minum pada saat perut kosong.
4. Konsumsi makanan yang banyak akan kandungan serat, seperti Apel, pisang, oat dan lain sebagainya.
Cara alami, ini bisa dicoba bagi kalian yang tidak ingin mengkonsumsi obat-obatan, untuk mengatasi usus kotor maka perhatikan pada kondisi tubuh dan penyakit yang diderita. (Putri Hanna)
Editor : Meitika Candra Lantiva