Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suka Tidur Bareng Kucing Kesayangan? Waspadai Risiko Kesehatan Ini

F
Tidur Bersama Kucing, Apakah Aman bagi Kesehatan?
Tidur Bersama Kucing, Apakah Aman bagi Kesehatan? (AI Image Generator) 

Advertisement

RADAR JOGJA - Bagi sebagian orang, kucing bukan sekadar hewan peliharaan, tetapi juga teman di rumah. Tidak sedikit pemilik kucing yang memilih tidur bersama hewan kesayangannya karena merasa lebih nyaman dan tenang. Namun, kebiasaan tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kesehatan.

Lantas, apakah tidur satu tempat dengan kucing benar-benar aman?

Menurut Bill Fish, salah satu pendiri Tuck.com yang dikutip dari Healthline, keberadaan kucing di tempat tidur dapat memberikan efek menenangkan bagi sebagian orang. Suara dengkuran kucing yang teratur, misalnya, dapat membuat pemilik merasa lebih rileks sehingga membantu mereka lebih mudah terlelap.

Advertisement

Meski begitu, kucing tidak selalu menjadi teman tidur yang ideal. Hewan ini cenderung lebih aktif pada malam hari sehingga terkadang bergerak, bermain, mencakar selimut, atau membangunkan pemilik ketika sedang tidur. Jika berlangsung berulang, kebiasaan tersebut dapat mengganggu waktu istirahat dan menurunkan kualitas tidur.

Risiko lainnya berkaitan dengan alergi. Bulu dan dander atau serpihan kulit kucing dapat memicu reaksi alergi pada orang-orang tertentu. Karena itu, kondisi kesehatan kucing serta kebersihan lingkungan tempat tinggal perlu menjadi perhatian.

Kucing yang sering berada di luar rumah juga memiliki risiko lebih besar terpapar kutu, caplak, nyamuk, cacing, maupun berbagai mikroorganisme. Dr. Jennifer Maniet, dokter hewan di Petplan Pet Insurance, menjelaskan bahwa kucing yang beraktivitas di luar rumah dapat bersentuhan dengan hewan lain dan berbagai sumber penyakit.

Advertisement

Selain itu, kotak pasir kucing perlu dibersihkan secara rutin. Area tersebut dapat menjadi tempat berkembangnya parasit maupun mikroorganisme tertentu apabila kebersihannya tidak dijaga.

Untuk meminimalkan risiko kesehatan, pemilik dianjurkan membawa kucing melakukan pemeriksaan secara berkala ke dokter hewan. Vaksinasi dan pemberian obat pencegah kutu maupun parasit juga perlu dilakukan sesuai rekomendasi dokter hewan. Kebersihan seprai, selimut, tempat tidur, dan kotak pasir juga harus dijaga.

Tips Aman Tidur Bersama Kucing

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar kebiasaan tidur bersama kucing tetap nyaman sekaligus mengurangi risiko kesehatan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sehat Hewannya Aman Manusianya, DPKP DIY Sediakan Layanan Vaksinasi dan Kastrasi Kucing

Sehat Hewannya Aman Manusianya, DPKP DIY Sediakan Layanan Vaksinasi dan Kastrasi Kucing

Cegah Rabies di Yogyakarta, DPKP DIY Perkuat Kekebalan Hewan Lewat Vaksinasi dan Sterilisasi

Hati-Hati! Kucing Tak Suka Pakai Aksesoris Ini Bisa Timbulkan Kepanikan dan Bahaya

Hati-Hati! Kucing Tak Suka Pakai Aksesoris Ini Bisa Timbulkan Kepanikan dan Bahaya

Memiliki kucing sebagai hewan peliharaan tentu menjadi penyemangat hidup sehari-hari. Polahnya yang unik dan suaranya yang menggemaskan membuat siapa pun jatuh hati.  Banyak pemilik hewan peliharaan membelikan aksesori

Ilmuwan Temukan Jenis Kucing Baru setelah 100 Tahun!

Ilmuwan Temukan Jenis Kucing Baru setelah 100 Tahun!

Dunia ilmu pengetahuan kembali dikejutkan oleh temuan besar dari dataran tinggi Bolivia. National Geographic secara resmi mengumumkan penemuan Leopardus tilcayo , spesies kucing liar baru pertama yang teridentifikasi...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer