Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Skrining Kesehatan di Tiga Pasar Rakyat, Pemkab Magelang Percepat Deteksi Dini TBC

N
Penulis: Naila Nihayah❯
Puskesmas Srumbung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga.
Puskesmas Srumbung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga.


MUNGKID – Pemkab Magelang terus menggenjot upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) yang ditargetkan tercapai pada 2030. Satu langkah yang dilakukan adalah melalui skrining kesehatan aktif di ruang-ruang publik, termasuk pasar tradisional.

Puskesmas Srumbung kali ini turun langsung menyisir tiga pasar rakyat, yakni Pasar Srumbung, Ngepos, dan Bulu di Desa Kamongan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional eliminasi TBC yang terintegrasi dengan cek kesehatan gratis (CKG). "Antusiasme warga cukup baik. Selain pedagang, warga lain juga ikut memeriksakan diri," kata Amanah.


Advertisement

 

Selain TBC, petugas juga melakukan pemeriksaan awal terhadap Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi (HT).

Satoto mengungkapkan, berdasarkan data hingga akhir 2025, jumlah kasus TBC aktif di wilayah Kecamatan Srumbung tercatat sebanyak 73 orang. Namun, capaian temuan kasus melalui penyisiran aktif di lapangan masih belum memenuhi target yang ditetapkan.

"Dari kegiatan penyisiran dan CKG ini, baru ditemukan sembilan orang. Artinya, masih ada potensi kasus yang belum terdeteksi," jelasnya.

Advertisement

Baca Juga: JPO Jogoyudan Jadi Daya Tarik Baru di Wates, Yang Penasaran Bisa Datang Juga Lho...

Dia menilai, pasar tradisional menjadi salah satu lokasi strategis untuk skrining karena menjadi pusat pertemuan masyarakat lintas desa setiap hari. Dengan mendekatkan layanan kesehatan ke ruang publik, diharapkan temuan kasus TBC dapat dipercepat.

Satoto juga mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap gejala TBC, terutama batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu. Dia meminta warga tidak ragu melapor atau berkonsultasi ke puskesmas, tenaga kesehatan, maupun kader TBC di lingkungan masing-masing. (aya/pra)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hasil CKG Menunjukkan Risiko Jantung dan Stroke Warga Kota Magelang Meningkat 

Hasil CKG Menunjukkan Risiko Jantung dan Stroke Warga Kota Magelang Meningkat 

Hasil CKG Menunjukkan Risiko Jantung-Stroke Warga Kota Magelang Meningkat 

Angka Tensi Bisa Menipu, Dokter Ingatkan Pentingnya Cek Akurasi Tensimeter Digital

Angka Tensi Bisa Menipu, Dokter Ingatkan Pentingnya Cek Akurasi Tensimeter Digital

Mengukur tekanan darah secara mandiri di rumah kini menjadi bagian penting dalam pengendalian hipertensi. Namun, kebiasaan tersebut bisa menimbulkan masalah jika tensimeter digital yang digunakan tidak akurat.

Waspada! Tak Lagi Identik Dengan Lansia, Risiko Hipertensi Mulai Muncul Pada Usia Muda di DIY

Waspada! Tak Lagi Identik Dengan Lansia, Risiko Hipertensi Mulai Muncul Pada Usia Muda di DIY

Program cek kesehatan gratis (CKG) yang dijalankan di DIY mulai menemukan kecenderungan meningkatnya faktor risiko penyakit tidak menular pada kelompok usia muda. Beberapa di antaranya temuan potensi hipertensi, ..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer