Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

WHO: 1 dari 10 Orang Alami Autoimun, Apa Penyebabnya?

M
Penulis: Magang Radar Jogja❯
Ilustrasi orang sakit autoimun.
Ilustrasi orang sakit autoimun.


RADAR JOGJA - Penyakit autoimun merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel-sel sehat karena gagal mengenalinya sebagai bagian dari tubuh.


Advertisement

Alih-alih melawan bakteri atau virus, sistem imun justru memproduksi antibodi yang menyerang jaringan sehat seperti kulit, sendi, otak, hingga organ dalam.

Sejumlah faktor genetik, lingkungan, hormon, dan infeksi diduga ikut berperan menyebabkan penyakit autoimun.

World Health Organization (WHO) dan National Institutes of Health (NIH) memperkirakan satu dari sepuluh orang di dunia diperkirakan memiliki penyakit autoimun.

Advertisement

Namun sebagian besar tidak menyadari gejala yang dialami dan baru memeriksakan diri ketika penyakit sudah berkembang lebih parah.

Beberapa penyebab timbulnya penyakit autoimun adalah sebagai berikut:

Pola Hidup

Advertisement

Pola hidup yang sering mengonsumsi makanan tinggi gula, rendah serat, serta tingginya penggunaan bahan olahan dianggap berperan dalam memicu peradangan di tubuh.

Kebiasaan ini semakin banyak ditemukan di era modern terutama di wilayah perkotaan.

Polusi Lingkungan


Selain faktor makanan, paparan udara kotor juga dapat memicu inflamasi jangka panjang yang mengganggu kinerja sistem kekebalan tubuh.

Di beberapa kota besar dengan tingkat polusi tinggi, dilihat memiliki potensi lebih besar dalam meningkatnya penyakit autoimun.

Penggunaan Antibiotik Berlebihan

Penggunaan antibiotik yang tidak terkontrol juga mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus.

Mikroba usus berperan penting dalam menjaga fungsi imun, sehingga ketidakseimbangan dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit autoimun.


Kurang Tidur dan Stresss

Aktivitas yang padat dan tekanan mental terus menerus membuat sistem kekebalan tubuh mudah terganggu sehingga lebih mudah melakukan kesalahan dalam mengenali sel tubuh sendiri.

Hingga saat ini WHO menyebutkan setidaknya ada delapan jenis penyakit autoimun yang sering ditemui, di antaranya adalah;

1) Tiroiditis Autoimun seperti Hashimoto dan Graves Disease
2) Lupus Eritematosus Sistemik (SLE)
3) Multiple Sclerosis (MS) yang menyerang sistem saraf pusat
4) Psoriasis dan Psoriatic Arthritis yang menyerang kulit dan sendi

5) Penyakit Celiac yang berkaitan dengan intoleransi gluten
6) Inflammatory Bowel Disease (IBD) yang mengganggu saluran pencernaan
7) Rheumatoid Arthritis (RA)
8) Sjögren Syndrome, gangguan pada kelenjar air mata dan air liur yang juga menyebabkan nyeri sendi.


Oleh karena itu, edukasi dan pemeriksaan kesehatan rutin perlu terus disosialisasikan untuk mendeteksi penyakit autoimun sejak dini.

Dengan kesadaran masyarakat yang meningkat, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga meminimalisir risiko komplikasi jangka panjang. (Zulaihatul Asfia)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Waspada Sikap Playing Victim, Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Menghadapinya

Waspada Sikap Playing Victim, Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Menghadapinya

Istilah playing victim familiar di telinga. Seseorang dikatakan playing victim ketika selalu menempatkan dirinya sebagai pihak yang paling dirugikan dalam setiap persoalan.  Orang dengan perilaku ini cenderung..

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih di Kulon Progo Kompak Naik, Maraknya Hajatan Jadi Salah Satu Penyebabnya

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih di Kulon Progo Kompak Naik, Maraknya Hajatan Jadi Salah Satu Penyebabnya

Harga komoditas bawang merah dan putih kompak naik di awal pekan ini. Hal ini terpantau di Pasar Wates, yang menyebabkan sepinya penjualan. Salah satu pedagang di Lantai 2 Pasar Wates Sukilah menjelaskan, kenaikan..

BPBD Bantul Catat Korsleting Listrik Jadi Penyebab Kebakaran Terbanyak di Bantul, Ini Imbauannya

BPBD Bantul Catat Korsleting Listrik Jadi Penyebab Kebakaran Terbanyak di Bantul, Ini Imbauannya

adan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat total 92 kejadian kebakaran terhitung sejak Januari hingga 31 Mei. Di antara 37 kejarian atau mayoritas disebabkan oleh korsleting listrik. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer