Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Efek Layar! Begini Dampak Screen Time Berlebihan pada Otak dan Kesehatan Mental

M
Penulis: Magang Radar Jogja❯
Dampak screen time berlebihan untuk kesehatan mental. 
Dampak screen time berlebihan untuk kesehatan mental. 

 


Advertisement

RADAR JOGJA - Terlalu lama menatap layar gawai kini menjadi kebiasaan banyak orang, tanpa disadari membawa dampak serius bagi tubuh dan pikiran.

Dari gangguan tidur, penurunan konsentrasi, hingga masalah kesehatan mental, screen time berlebihan kian menjadi ancaman di era digital ini.

Berikut dampak screen time berlebihan.

Advertisement

1. Gangguan tidur


Terlalu lama screen time di malam hari dapat menyebabkan gangguan tidur.

Hal ini disebabkan karena paparan radiasi yang dipancarkan oleh gadget.

Advertisement

Hal ini membuat kamu akan kesulitan berkonsentrasi di keesokan harinya.

2. Mata Lelah

Terlalu berlebihan menggunakan gadget juga bisa membuat mata lelah.

Hal ini disebabkan oleh cahaya biru yang dipancarkan gadget.

Gejala yang timbul berupa berair, pegal atau nyeri, dan mata merah.

Mata lelah dapat dicegah dengan mengurangi penggunaan gadget terutama saat keadaan gelap.

 

3. Kurangnya konsentrasi


Kurangnya konsentrasi dapat disebabkan oleh kurang tidur karena penggunaan gadget yang berlebihan di malam hari.

Selain itu, juga dapat menyebabkan mood tidak stabil saat di siang hari.

4. Perasaan kesepian dan rendah diri

Perasaan kesepian, tidak mampu, dan rendah diri seringkali muncul ketika anak muda membandingkan kehidupan nyata dengan representasi ideal orang lain yang mereka lihat di media sosial.

5. Cyberbullying

Cyberbullying juga menjadi ancaman di era digital ini.

Hal ini dapat merusak citra diri yang menyebabkan kecemasan berlebihan, depresi, gangguan stress pascatrauma (PTSD), dan yang paling parah dapat memicu bunuh diri.

Untuk mengurangi hal-hal di atas bisa menerapkan pengurangan penggunaan gadget, tidak bermain gadget sebelum tidur, lakukan kegiatan lain seperti nongkrong dengan teman, berolahraga dengan teratur, dan batasi penggunaan gadget harian.

Selanjutnya, kamu juga bisa melakukan “digital detox”, yang dilakukan dengan tidak membuka media sosial sampai waktu yang sudah ditargetkan.

Perilaku ini dapat mengurangi kecanduan gadget dan membantu kita untuk kembali ‘hidup di dunia nyata’. (Nauralya D)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Oplah Menyusut Lebih dari Separuh, Ini Alasan Majalah Utusan Tetap Bertahan di Era Digital

Oplah Menyusut Lebih dari Separuh, Ini Alasan Majalah Utusan Tetap Bertahan di Era Digital

Oplah Menyusut Lebih dari Separuh, Ini Alasan Majalah Utusan Tetap Bertahan di Era Digital

Musim Hujan Tiba, Pemkot Jogja Imbau Warga Waspadai Leptospirosis hingga DBD

Musim Hujan Tiba, Pemkot Jogja Imbau Warga Waspadai Leptospirosis hingga DBD

Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Kesehatan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit menular, khususnya leptospirosis, demam berdarah dengue (DBD), dan diare.

Waspada Gelombang Laut, Pemancing di Pesisir Gunungkidul Diimbau Tak Memaksakan Diri

Waspada Gelombang Laut, Pemancing di Pesisir Gunungkidul Diimbau Tak Memaksakan Diri

Masyarakat yang beraktivitas di laut dan kawasan pesisir Gunungkidul diimbau meningkatkan kewaspadaan pada Selasa (13/10/2026). Nelayan, pemancing, hingga wisatawan perlu mempertimbangkan kondisi perairan sebelum ..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer