RADAR JOGJA – Angka kasus Covid-19 harian di Jogjakarta telah melandai. Dalam beberapa pekan terakhir rata-rata 50 kasus perhari. Terendah pada hari ini dengan catatan 18 kasus.

Distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 terbanyak di Kulonprogo 12 kasus. Lalu di Kabupaten Sleman 3 kasus, Kota Jogja 2 kasus dan Gunungkidul 1 kasus. Untuk Kulonprogo tercatat nol kasus.

“Terbanyak itu dari tracing kontak erat sebanyak 17 kasus. Lalu dari hasil periksa mandiri ada 1 kasus,” jelasnya Kabag Humas Pemprov DIJ Ditya Nanaryo Aji, Senin (11/10).

Ditya memastikan catatan kasus ini terendah pasca ledakan kasus medio Juni 2021. Tercatat saat ini akumulasi kasus positif sejak awal pandemi mencapai 155.309 kasus. Untuk pasien sembuh 149.219 pasien.

Berdasarkan catatan yang sama angka mortalitas pasien sebanyak 5.223 pasien. Berdasarkan catatan ini maka angka kasus Covid-19 aktif tersisa 867 kasus. Dari total 183 tempat tidur rumah sakit rujukan kiritikal terisi 24 unit.

“Sementara untuk non kritikal dari total 1.458 tempat tidur telah terisi 155 unit. BOR (bed occupancy rate) untuk kritikal 13,11 persen kalau non kritikal 10,63 persen,” katanya.

Terbanyak Kabupaten Bantul 30 pasien. Lalu Kulonprogo sebanyak 18 pasien, Sleman 15 pasien, Gunungkidul 13 pasien dan Kota Jogja 2 pasien.

Untuk angka mortalitas, tercatat 6 pasien meninggal dunia. Masing-masing 2 pasien dari Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman. Adapula masing-masing 1 pasien untuk Kabupaten Kulonprogo dan Gunungkidul.

“Berdasarkan data-data tersebut maka positivity rate per 11 Oktober 2021 adalah 0,22 persen,” ujarnya. (Dwi)

Kesehatan