RADAR JOGJA – Ahli Gizi UGM Aviria Eramilia meluruskan narasi yang bereda di sosial media. Berupa informasi tentang jambu kristal dapat mencegah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Menurutnya narasi tersebut tidaklah benar.

Dosen Departemen Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM ini memastikan belum ada makanan yang secara spesifik bisa mencegah Covid-19. Termasuk menjadikan makanan tersebut sebagai antivirus bagi virus yang berkembang di Wuhan Tiongkok ini.

“Belum ada studi klinis khusus terkait jambu kristal putih sebagai penangkal Covid-19. Jadi narasi atau informasi yang beredar di sosial media itu tidak benar,” jelasnya, Kamis (4/3).

Walau begitu dia tak menampik bahwa jambu kristal putih kaya akan kandungan gizi. Didalamnya terkandung banyak vitamin, mineral serta serat. Tentunya semua kandungan ini sangat bermanfaat bagi tubuh.

Dia menjelaskan bahwa kandungan gizi terbesar adalah vitamin C. Hanya saja kadarnya tidak terlalu berbeda dengan jambu biasa. Walau untuk volume daging lebih banyak karena bijinya hanya sekitar 3 persen.

Aviria menyebutkan kandungan vitamin C memiliki manfaat bagi tubuh. Termasuk membantu meningkatkan imunitas tubuh. Dengan begitu tubuh tidak mudah terjangkit penyakit, virus, maupun bakteri.

“Sekali lagi kalau spesifik anti Covid-19 itu tidak ya, tapi buah ini memang bagus kandungan zat gizinya terutama vitamin C dan mineral baik untuk mendukung kekebalan tubuh,” katanya.

Aviria tak mempermasalahkan pasien Covid-19 mengonsumsi buah ini. Terlebih kandungan gizi dalam jambu kristal sangat bagus bagi tubuh. Hanya saja dia memastikan bukan berarti buah ini adalah antivirus bagi Covid-19.

“Konsumi buah bagi pasien Covid-19 itu bagus, karena tubuh memang butuh nutrisi selama proses penyembuhan,” ujarnya.(dwi/sky)

Kesehatan