RADAR JOGJA- Tingginya jumlah kasus Covid-19 di Indonesia yang saat ini menembus angka 500.000 dengan rata-rata 4.000-5.000 kasus baru per hari, mengharuskan masyarakat menjalani protokol kesehatan dengan baik.

Apalagi di tengah masa pelonggaran PSBB saat ini, sesungguhnya risiko terhadap paparan Covid-19 menjadi semakin terbuka. Karena itu masyarakat dituntut untuk selalu menjaga kesehatan dan imunitas tubuh secara seimbang dan optimal, karena imunitas tubuh tidak akan bisa tercapai dengan baik bila tubuh tidak sehat.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia, Inggrid Tania, menjelaskan Indonesia sangat kaya akan tanaman obat (Empon-Empon) yang unggul, bahkan Pemerintah Indonesia telah mendukung sejumlah riset untuk pengembangan obat tradisional dan jamu Indonesia karena merupakan warisan budaya yang telah terbukti secara empiris memelihara kesehatan tubuh. Namun demikian kita hendaknya bisa mengenali dengan baik kandungan yang telah terbukti membawa manfaat bagi tubuh.

“Tanaman asli Indonesia seperti Kunyit, Temulawak, Jahe merah misalnya, mengandung zat aktif yang dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Sedangkan kulit delima, kulit manggis dan temu kunci telah dikenal luas memiliki khasiat terpercaya untuk meningkatkan kesehatan.”ujarnya.

Temulawak, yang merupakan tanaman herbal khas Indonesia, berfungsi sebagai adaptogen yaitu zat yang mampu meregulasi hormon agar beradaptasi dengan stres fisik maupun lingkungan, sehingga mampu meningkatkan stamina dan energi. Sedangkan Jahe merah memiliki efek imunostimulan dengan kandungan zat aktif gingerol, shogaols dan antosianidin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, serta aktifitas fagositosis yang kuat. Adapun Kunyit dengan zat aktif kurkumin yang dikandungnya, mampu meningkatkan respon imunitas seluler disertai efek antiinflamasi yang kuat.

Inggrid menambahkan,” Kulit manggis memiliki kandungan aktif Xanthone yang mampu menetralkan radikal bebas 5 kali lebih kuat dibandingkan vitamin A, C dan E., dan Kulit delima dengan zat aktif Granatonine dapat mencegah kerusakan DNA, sedangkan Temu kunci dengan zat aktif Panduratin dapat menghambat penuaan dini. Kulit manggis, Kulit delima, dan Temu kunci merupakan kombinasi optimal dari bahan antioksidan yang dapat membantu mencegah terbentuknya sel-sel kanker,tambahnya.”

Head of Sales & Marketing PT Tunggal Idaman Abdi, Maria Fatimah Deasy Gelu, mengungkapkan Herbatia Sari Imuno dan Herbatia Sari Oxyfit diperuntukkan bagi mereka yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan dan imunitas tubuh baik diri sendiri maupun keluarga, agar stamina tetap terjaga dalam menjalani aktivitas sehari-hari baik di rumah saja maupun di luar rumah.

“Herbatia Sari Imuno pada dasarnya adalah komposisi empon-empon 3 in 1 yaitu Ekstrak Kunyit, Temulawak dan Jahe Merah yang telah diformulasikan khusus sehingga mampu bekerja sebagai imunostimulan untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Sedangkan Herbatia Oxyfit adalah antioksidan alami yang mengandung ekstrak kulit manggis, ekstrak kulit delima dan ekstrak temu kunci yang bekerja sinergistik mampu menangkal radikal bebas, ”ujarnya. (sky)

Kesehatan