RADAR JOGJA- Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HMPS IH) UIN Suka Kamis 26/11 menggelar seminar ‘Akuntabilitas Pemerintah dan Carut Marut Kebijakan Penanganan Covid-19’.

Ketua HMPS-IH, Yusron Mustofa mengatakan diangkatnya tema ini berawal dari resahnya mahasiswa karena berbagai macam kebijakan yang diambil pemerintah sejauh ini terbukti gagal memperlambat laju penyebaran Covid-19. Ditambah dengan inkonsistensi pemerintah ketika mengeluarkan beberapa kebijakan dalam penanganan pandemi covid19 turut menjadi latar belakang penentuan tema seminar tersebut.

‘Persebaran Covid-19 di DIJ, sampai saat ini di jogja total terdapat 5.453 kasus Covid-19 dimana 4.141 yang sembuh dan 136 meninggal dunia,ujarnya.”

Untuk menekan angka kasus yang terus naik, diperlukan disiplin dari masyarakat, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menaati protocol kesehatan. Ia juga menambahkan negara tidak pernah melarang mahasiswa untuk melakukan demonstrasi, karena hak mengeluarkan pendapat ini dilindungi undang-undang.

Sementara itu menurut  Ketua Komisi A DPRD DIJ Eko Suwanto mengatakan  untuk mengatasi Covid-19 ini mahasiswa harus turut memberikan kontribusi dan kerja sama. Tukuannya agar terbentuk sinergi antara mahasiswa, masyarakat, perguruan tinggi dan pemerintah setempat dalam bersama-sama memberantas Covid-19. (sky)

Kampus