Manajer Humas PT KAI Daop 6 Jogjakarta Franoto Wibowo membenarkan, kepadatan arus mudik mulai tampak sejak Jumat lalu. Sementara PT KAI telah menetapkan masa angkutan Lebaran 2023, dimulai sejak 12 April sampai 03 Mei. "KA jarak jauh dan menengah keberangkatan dari Daop 6 sebanyak 20 KA Reguler, delapan KA tambahan, dan dua KA angkutan Motor Gratis (Motis) telah banyak diminati oleh pemudik," paparnya kemarin (16/4).
Fran mengatakan, PT KAI menyediakan sebanyak 343.309 tempat duduk. Untuk melayani penumpang yang berangkat dari stasiun di Daop 6 Jogjakarta. "Dan sampai 16 April sudah terserap 78 persen," ucapnya.
Secara rinci, Fran membeber, ada 8.939 penumpang yang berangkat dari Daop 6 Jogjakarta pada 12 April. Jumlahnya meningkat pada sehari setelahnya, yaitu mencapai 10.200. Jumlah penumpang pada 14 April, bahkan melonjak lebih 50 persen. "Mencapai 15.964 penumpang pada hari Jumat (14/4). Kemudian 14 April ada 16.814 penumpang. Untuk hari ini (kemarin, Red), sampai pukul 06.00 sudah ada 13.700 penumpang," sebutnya.
Peningkatan kepadatan juga tampak di kedatangan penumpang. Jumlahnya kedatangan pada 12 April ada sebanyak 7.110 penumpang. Kemudian meningkat pada 13 April menjadi 9.628. "Tanggal 14 April, sudah ada 15.350 penumpang. Kemudian 15 April agak turun di 15.207 penumpang. Untuk 16 April, pantauan per pukul 06.00 ada 13.101 penumpang," ujarnya.
Fran juga mengungkap, tiket keberangkatan dari Daop 6 Jogjakarta masih tersedia. Khususnya untuk 17-23 April. "Masih tersedia 42.185 tempat duduk. KA tersebut dengan tujuan ke berbagai kota seperti Cirebon, Purwokerto, Tasikmalaya, Bandung, Jakarta, Madiun, Surabaya, dan Malang," lontarnya.
Fran juga mengimbau, calon penumpang KA bisa merencanakan perjalanannya dengan baik. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan selalu perhatikan info terkini ketersediaan tiket di masa angkutan Lebaran melalui aplikasi KAI Accses. Dapat pula dengan manfaatkan fitur connecting train di KAI Accses apabila tiket yang anda inginkan sudah tidak tersedia.
Terpisah, Sundari dan tiga anaknya menunggangi KA tujuan Pasar Senen. Warga Banguntapan, Bantul mengaku itu sengaja pulang kampung ke Jakarta lebih dulu. Kendati dua putranya yang duduk di bangku SD belum libur. "Aku sudah minta izin ke gurunya. Biar berangkatnya nggak mepet banget lebaran," kata perempuan 32 tahun itu. (fat/din) Editor : Editor Content