Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

52 Bidang Tanah Berstatus Karakteristik Khusus

Editor Content • Selasa, 11 April 2023 | 14:08 WIB
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
RADAR JOGJA - Puluhan tanah dengan karakteristik khusus diketahui terkena pembangunan tol Jogja-Bawen seksi 1 (Sleman-Banyurejo). Meliputi tanah kas desa (TKD), tanah wakaf, dan Sultan Ground (SG).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Jogja-Bawen Mustanir mengatakan, sejauh ini ada 52 bidang tanah berkarakteristik khusus yang terkena pembangunan tol. Data final belum ada, karena masih ada penambahan lahan yang melewati cagar budaya Selokan Mataram.

"Posisinya kita lihat secara keseluruhan setelah semua hasil inventarisasi diumumkan," ujarnya kemarin (10/4). Sejauh ini ada 40 bidang TKD yang terkena jalan tol. Kemudian ada delapan bidang tanah wakaf dan empat bidang SG.

Penggunaan tanah milik Keraton Jogja saat ini masih terus berproses. Sementara sekolah yang terkena jalan tol juga menunggu kejelasan status tanahnya.

"Masih menunggu kejelasan terkait status tanahnya dulu. Keluar palilah-nya kapan, baru kita bergerak ke arah koordinasi teknis terkait relokasi dan sebagainya," jelas Mustanir.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) AJ Dwi Winarsa mengatakan, untuk tanah kas desa dan SG telah terbit surat tanggapan permohonan pelepasan tanah desa dari Keraton Jogja tertanggal 17 Desember 2022.

"Berdasarkan surat itu dapat digunakan untuk pembangunan jalan tol Jogja-Bawen tanpa harus dengan pelepasan. Penggunaan tanah itu dapat digunakan dengan memberikan hak pakai melalui perjanjian para pihak," jelasnya.

Sementara itu proses pembebasan lahan terus dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Yakni PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja-Bawen Ditjen Bina Marga-Kementerian PUPR, Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kanwil DIJ, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN). (lan/laz) Editor : Editor Content
#tol jogja bawen