Hal itu tampak pada kunjungan di sejumlah obyek wisata yang tampak sepi. "Kunjungan tidak seperti biasanya," bebernya.
Destinasi yang dikelola Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BNTGM) itu sudah ditutup sementara. Untuk destinasi wisata Kaliurang yang dikelola masyarakat, masih operasional seperti biasa. Untuk paket wisata lava tour yang dijual hanya paket termurah di luar radius 5 kilometer.
"Karena erupsi Merapi mengarah ke barat daya, maka aktivitas pariwisata Kaliurang tetap beroperasional seperti biasa. Hanya saja lebih meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.
Kebijakan dari kalurahan karena status Siaga (level III) ini sudah ditetapkan dua tahun lebih adanya erupsi posko-posko pemantauan di tiap-tiap RT diaktifkan lagi. Total ada ada 64 RT dan titik pantau.
Disebutkan, sejumlah objek wisata seperti Taman Gardu Pandang Kaliurang, Museum Ulen Sentalu, Taman Wisata Kaliurang, Tankaman Natural Park, Taman Rekreasi Kaliurang dan lainnya masih buka. "Kecuali wisata yang dikelola TNGM seperti Goa Jepang ditutup sementara waktu," bebernya.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Yazid mengimbau masyarakat sekitar maupun pengunjung wisata agar mematuhi petunjuk atau arahan dari petugas di masing-masing pengelolaan wisata. "Pantauan akan selalu kami lakukan, yakni berkoordinasi dengan instansi lain terkait aktivitas Merapi. Intinya kami imbau untuk selalu waspada," bebernya. (mel/laz) Editor : Editor Content