Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Symphony,tentang Keindahan Kalam-Kalam

Editor Content • Rabu, 8 Maret 2023 | 18:17 WIB
JARING ATLET: Dua atlet taekwondo putra tengah bertarung di nomor kyuruki ajang Kejurda Taekwondo DIJ 2022 di GOR Amongrogo, Kota Jogja, Minggu (19/6).(ANA R DEWI/RADAR JOGJA)
JARING ATLET: Dua atlet taekwondo putra tengah bertarung di nomor kyuruki ajang Kejurda Taekwondo DIJ 2022 di GOR Amongrogo, Kota Jogja, Minggu (19/6).(ANA R DEWI/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Sebuah pameran kaligrafi berjudul Symphony digelar di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), sejak kemarin (7/3) hingga 9 Maret mendatang. Pameran ini adalah program dari UKM Jami’ul Qurro Wal Huffadz Al-Mizan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogjakarta.

Ketua panitia pameran Toto Rizkyanto menjelaskan, UKM tersebut memiliki beberapa fokus kegiatan seperti MTQ, tilawah, sholawat, dan kaligrafi. Untuk pameran sendiri sebenarnya sering dan rutin. Namun baru kali ini dilakukan di luar kampus. Karena merasa perlu menyebarkan lebih luas soal karya kaligrafi ini. “Selain itu juga kami butuh tempat yang luas, karenanya dipilih TBY sebagai tempat pameran,” jelasnya.

Menurutnya, symphony dipilih sebagai nama pameran karena memiliki makna yang baik. Yakni sebuah suara dan keindahan nada. Namun pada pameran kali ini symphony lebih menjelaskan tentang keindahan kalam-kalam pada goresan dan gambaran kaligrafi. “Karena kaligrafi adalah suatu tulisan yang indah dan terdapat pada bait syair atau ayat-ayat yang bermakna indah dalam pengucapannya,” jelasnya.

Pameran ini menampilkan lebih dari 50 pameris atau kontributor karya dan menghasilkan 120 karya kaligrafi yang terbagi dalam beberapa jenis seperti lukisan dan karya instalasi kaligrafi lain yang memanfaatkan medium patung, kayu hingga batu.

Para panitia pameran juga merupakan pameris yang turut menampilkan karya. Dari total 50 pameris yang ada, 30 orang juga menjadi panitia pelaksana pameran dengan total persiapan pameran kurang dari satu bulan lamanya. Selain dari mahasiswa UIN atau para anggota UKM Al-Mizan, ada juga peserta dari mahasiswa ISI Jogja dan Universitas Alma Ata.

Aditya Rizky, salah satu pengunjung yang juga mahasiswa Ilmu Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga mengakui, pameran ini bagus untuk pembelajaran.”Saya juga ingin belajar membuat kaligrafi,” ungkapnya.(cr1/din) Editor : Editor Content
#Symphony #TBY