Seorang THL Pemkab Gunungkidul Wisnu Herdianta membenarkan kenaikan gaji tersebut. Salah satu pegawai kantor badan keuangan dan aset daerah ini menyambut baik dan mengaku sangat senang, karena penghasilan bulanan bertambah."Naik sekitar Rp 5 Ribu sampai Rp 10 Ribu per hari," kata Wisnu kemarin (19/2).
Informasi lain menyebut, penambahan gaji juga berlaku bagi honorer tenaga kebersihan seperti tukang sapu, cleaning servis, dan sopir. Besaran kenaikan gaji disesuaikan dengan tingkat pendidikan. Misalnya, tingkat SMA sederajat THL administrasi umum, keuangan per hari Rp 92.500. Pendidikan S1 naik dari Rp 97.500 menjadi Rp 107.500 per hari.
"Alhamdulillah untuk tahun ini gaji naik, tahun sebelumnya belum ada kenaikan," ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul Iskandar mengatakan, total pegawai non ASN di Gunungkidul sekitar dua ribuan orang. Tersebar dari lingkungan pemkab, organisasi perangkat daerah (OPD) hingga kapanewon."Di antaranya seperti GTT (guru tidak tetap), PTT (pegawai tidak tetap), dan THL," kata Iskandar.
Dia membenarkan adanya kenaikan gaji THL ini. Menurutnya penambahan gaji menyesuaikan dengan UMK. Untuk besaran upah berbeda-beda. Contoh, THL lingkungan dinas pendidikan (disdik) berkaitan erat dengan dana bantuan operasional sekolah atau dana BOS. "Jumlah pegawai non ASN (aparatur sipil negara) sekitar 2.600 orang," ujarnya.
Sebelumnya, sebanyak 180 THL UPTKP Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul beramahtamah bersama Bupati Gunungkidul Sunaryanta. THL sengaja diundang silaturahmi sekaligus sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah."Peran para petugas kebersihan ini juga sangatlah penting, mereka yang menjadi terdepan untuk membuat Kabupaten Gunungkidul bersih," kata Sunaryanta.
Kegiatan kumpul bareng dan makan bersama THL bukan pertama kali dilakukan bupati. Sebelumnya Sunaryanta juga pernah melakukan kegiatan serupa dengan OPD yang lain.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul Antonius Hary Sukmono mengatakan, diselenggarakannya kegiatan ramah tamah bertujuan untuk mempererat kebersamaan."Tentunya sebagai ajang berkumpul serta menjaga kebersamaan dan soliditas antara pegawai," kata mantan Sekretaris Satuan Polisi Pamongpraja (Satpol PP) Kabupaten Gunungkidul itu. (gun/din) Editor : Editor Content