Indonesia, lanjutnya, akan akan mendukung dan membimbing Laos. Terutama dalam menjalankan perannya sebagai ketua dalam ASEAN Tourism Forum mendatang. Termasuk program pembangunan wisata di kawasan ASEAN.
“Kami berharap Laos akan terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan negara anggota ASEAN dan negara mitra untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja yang baru dan berkualitas di sektor pariwisata,” jelasnya, Minggu malam (5/2).
Penyerahan kepemimpinan ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan ATF 2023 di Jogjakarta. Berlangsung dari 2 hingga 5 Februari 2023. Menjadi forum untuk episentrum pertumbuhan ekonomi global melalui sektor pariwisata.
Hasil dari pertemuan ini adalah peningkatan kapasitas tenaga profesional pariwisata ASEAN. Program ini melalui Mutual Recognition Arrangement for Tourism Professionals (MRA-TP).
"Juga peningkatan pengembangan pariwisata yang bertanggungjawab, berkelanjutan dan inklusif," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Informasi, Kebudayaan, dan Pariwisata Laos Suanesavanh Vignaket merasa sangat terhormat ketika menerima palu kepemimpinan ATF setelah Indonesia. Sehingga Laos bisa memegang andil besar untuk terus melanjutkan agenda pengembangan sektor pariwisata di kawasan ASEAN.
“Kami akan terus bekerjasama dengan negara anggota ASEAN serta mitra organisasi internasional. Karena ini sangat penting untuk menyamakan langkah kita kedepannya,” ujar Suanesavanh. (Dwi) Editor : Editor News