Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

IPL Penambahan Lahan Tol Jogja Bawen Terbit, Ganti Rugi Segera Cair

Editor News • Jumat, 6 Januari 2023 | 03:00 WIB
MULAI DIBANGUN: Anak-anak bermain di material proyek tol Jogja-Bawen, Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, kemarin (18/10). Pembebasan lahan Tol Jogja YIA akan dimulai pada kuartal pertama 2023 dan ditargetkan selesai di kuartal kedua 2024. Agar ganti unt
MULAI DIBANGUN: Anak-anak bermain di material proyek tol Jogja-Bawen, Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, kemarin (18/10). Pembebasan lahan Tol Jogja YIA akan dimulai pada kuartal pertama 2023 dan ditargetkan selesai di kuartal kedua 2024. Agar ganti unt
RADAR JOGJA - Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIJ Krido Suprayitno menyatakan IPL Jogja-Bawen telah ditandatangani Gubernur DIJ Hamengku Buwono X. Registrasinya bernomor 405/KEP/2022. IPL tersebut adalah penggabungan antara perpanjangan IPL awal sekaligus penambahan lahan.

Tambahan lahan Tol Jogja Bawen seluas 188.075 meter persegi. Luasan tersebut meliputi 399 bidang lahan. Dari angka tersebut, 255 bidang berasal dari pemilik lahan yang sebelumnya telah dibebaskan pada IPL pertama. Setelahnya 144 bidang merupakan pemilik lahan baru.

“Waktu itu pengadaan tanah belum selesai dan dibutuhkan perpanjangan IPL sampai 21 Desember 2023. IPL yang baru sudah ada penambahan lahan sehingga kami bersama Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan dan Jasa Marga Jogja Bawen bekerja keras untuk menyelesaikan pembebasan lahan Tol Jogja Bawen. Satker segera menyampaikan IPL ini kepada Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional,” jelas Krido, Kamis (5/1).

Direktur PT Jasamarga Jogja Bawen A. J. Dwi Winarsa mengatakan pembebasan lahan Tol Jogja Bawen sesuai dengan IPL. Pada awalnya sudah 95 persen dan hanya tersisa 5 persen tanah dengan karakteristik khusus. Meliputi tanah desa, Sultan Grond, tanah wakaf, dan jenis lainnya.

Akan tetapi ada perubahan desain konstruksi agar jalan tol tidak menggangu Selokan Mataram sebagai cagar budaya. Perubahan itu memerlukan penambahan lahan sekitar 18,8 hektar. Sehingga sampai saat ini baru 65 persen lahan yang sudah dibebaskan.

“Di 65 persen lahan yang sudah dibebaskan, kami sudah melakukan konstruksi, dengan progres 22,2 persen. Pekerjaan material lain seperti membangun perlintasan, terowongan, saluran sudah banyak dilakukan dan ini terus berprogres,” katanya.

Pembangunan Seksi 1 Tol Jogja Bawen dengan panjang 8,8 kilometer ini ditargetkan selesai pada triwulan pertama 2024. Untuk kemudian dilakukan uji kelayakan dan pada akhir semester 2024 Tol Jogja Bawen sudah dapat dioperasikan. (dwi) Editor : Editor News
#Pembebasan tol Jogjakarta #tol jogja bawen #Dispetaru DIJ #ganti untung tol